Senin, 19 Desember 2016

YOU #2

Andrea Marcel , yang ternyata masih ada foto lelaki ini di dalam dompet milik Ayla , perempuan yang entah kekasihnya atau bukan semasa Sekolah Menengah Atas .
Kisah asmara wanita berusia 21 tahun ini , tidak seindah yang biasa di ceritakan anak-anak seusianya . Bertemu , Jatuh Cinta , Putus Cinta dan semacamnya . Hari ini adalah hari yang sudah lama dia tunggu . Ya , bertemu Marcel , lelaki yang dia harapkan berada di sisinya selamanya .

" Dari tadi? Maaf ya agak lama " Ucap lelaki berkaos biru dongker itu , ayla tersenyum menyambut kedatangan lelaki ini , meskipun sudah 2 jam lebih dia menunggu di Shoot Trop , salah satu cafe yang berada di bukit .

" Ada apa? " tanya ayla , sebenarnya yang ingin dia ucapkan adalah Sudah biasa kok .
" Ayla , saya minta maaf karna sempat menghilang . Bisa kita mulai dari awal lagi? saya rindu kamu" Ucap Marcel sambil meraih tangan wanita yanga da di depannya . Ayla memang mengharapkan marcell seperti ini , menatap matanya dan menggenggam tangannya .
" Sebenernya saya ini siapa kamu? " Tanya ayla dengan membiarkan marcell masih menggenggam tangannya .
" Dari 4 tahun yang lalu , kamu selalu sayang kan sama saya? Dan kalaupun saya ngga punya perasaan apa-apa sama kamu , saya ngga akan bertahan sampai di titik ini " Kata ayla , yang merasa matanya mulai pedih .
" Kenapa saya ngga bisa mengekspresikan sama siapapun kalau saya hatuh cinta , kalau saya patah hati , dengan siapa saya makan malam , dengan siapa saya liburan , dengan siapa saya nonton film , Saya bukan perusak hubungan orang marcell , kenapa saya harus terus sembunyi-sembunyi kaya gini sih?" Kata ayla lagi .
" Kamu kan tau ay , kalo aku ngga suka di ekspos , ini bukan pertama kalinya kita bahas permasalahan ini kan? " Jawab marcell
" Iya , ini bukan pertama kalinya saya permasalahin ini , tapi ini pertama kalinya saya keberatan dengan jawaban kamu" kata ayla .

Marcel menatap mata ayla dengan melemah dan melepaskan genggaman tangannya . Marcel mencoba untuk meredakan suasana dengan menyantap makanan dan minuman yang ada di meja mereka , dan mengalihkan tatapannya melihat pemandangan di sekitarnya .

" Eh iya , di atas kayanya di buka deh , kesana yuk katanya juga ada ayunan nya gitu loh ay" Kata Marcel sambil berdiri mengajak ayla .
" Kamu mau saya lempar dari atas sana maksudnya? " kata Ayla lalu ditaruhnya sedok dan garpunya dengan kencang , hingga membuat suara . Dan marcel pun duduk lagi di kursinya .

" Marcel udah ya , ngga usah kamu takut saya sakit hati atau apalah , dengan cara kamu kaya gini terus , itu udah nyakitin saya , nyakitin banget dari setahun yang lalu atau bahkan dari awal kita ketemu . Jadi sekarang saya ini siapa kamu? " Kata ayla  , tapi lelaki yang di ajak bicara olehnya masih terdiam .

"Kalau kamu aja gak bisa jawab apa status kita , emang gak seharusnya kita mulai dari awal " kata ayla

" Tapi saya sayang sama kamu " Kata marcel 
" Kamu liat orang-orang disini? mereka juga bisa kalau cuma ngomong kaya gitu " kata ayla
" Tolong biarin saya pergi , saya seharusnya udah pergi dari tahun-tahun menyedihkan kemarin , tapi saya terlalu bego karna masih bertahan " Kata ayla , yang dia inginkan bukan hanya marcel menahannya pergi saat itu . Tapi marcel yang mengalah dan menjelaskan apa maksudnya menyembunyikan ayal bertahun-tahun , dan sering menghilang ketika di butuhkan , melarang ayla menghiraukan beberapa pria yang berusaha mendekatinya . Tapi yang terjadi adalah ...

" Andreee ... " panggil wanita yang baru saja datang , lalu berlari ke arah marcel dan memeluknya , hebatnya lagi , marcel membalas pelukan dari wanita itu . 
Dan ayla , semakin mempercepat langkah kakinya untuk pergi .


Selasa, 13 Desember 2016

YOU #1

You said you'd never lie again

You said this time would be so right

But then I found you were lying there by her side

You.. 

You turn my whole life so blue

Drowning me so deep, I just can't reach myself again

You.. 
Successfully tore my heart

Now it's only pieces

Nothing left but pieces of you




'You' by Ten2Five masih terus di putarkan oleh Ayla , perempuan berusia 19 tahun itu turun dari Taxi lalu seperti biasa langsung menuju ke kelasnya .

" Guys ,,, jangan lupa ya sabtu ini kita UAS , khusus mata kuliah bu nini ngga ada susulan" Kata salah satu temannya yang memakai Jilbab berwarna merah
" Yang kerja gimana ta ?" tanya lelaki yang duduk di belakangnya
" Resign aja dulu " Jawab wanita yang duduk di samping ayla , lalu di sambut tawa oleh anak-anak yang lain .

Malam ini rasanya tidak ada yang spesial untuk ayla , begitu juga malam kemarin , atau bulan yang lalu , bahkan tahun lalu semuanya sama , tidak ada cerita yang begitu spesial lagi . Apa yang lebih menyakitkan dari menunggu orang yang di cinta selama bertahun-tahun , kemudian 'dia' datang hanya untuk meminta kamu meninggalkannya .


Minggu, 11 Desember 2016

Homeless!!!

We got a love that is homeless!!!

Hati ini terasa kososng dan hampa 
Orang lain yang melihat hanya bisa menaikkan alisnya sambil menatap meremehkan
Mereka hanya bisa mengira-ngira bahkan tak sedikit yang menghujat, mencaci dan meneriaku
"Perusak Hubungan Orang"
Aku mulai terbiasa dengan cemoohan seperti itu 
yang aku lakukan hanya 'Tertawa' 

Tidak , bukan berarti aku menikmati lontaran kata seperti itu
Aku tersiksa sungguh , tapi aku tidak ingin terlalu memikirkan hal tidak penting seperti itu
Yang aku alami sebenarnya , justru lebih menyengsarakan ketimbang sindiran mereka
Aku yang di tinggalkan , aku yang di abaikan , aku yang sengsara!

Sosok lelaki di masalalu datang menghampiriku
Meminta maaf karna pernah menyakitiku , tak masalah aku tidak terlalu memikirkannya
Tapi lelaki itu bukan 'Dia' yang aku harapkan
Mungkin dulu sekali aku pernah berharap lelaki ini datang lagi
Tapi rasanya sekarang sudah terlambat untuk meminta maaf
Aku sudah terlalu mati rasa

Apakah rasa ini akan sama , ketika 'Dia' yang aku harapkan datang menemuiku
Dengan segala harapan dia akan berbicara kepada dunia bahwa "Aku Miliknya"
Aku sangat menanti hari itu

Kamis, 27 Oktober 2016

Dia Yang Amat Aku Rindukan

Akhir-akhir ini aku terlalu banyak berdiam dan memikirkan suatu hal
Tentang apa ? Aku pun bahkan belum tau memikirkan hal apa sepanjang musim ini
Aku semakin mendekatkan diri kepada Tuhan dan menceritakan segalanya kepada tuhan dalam ibadahku
Tentang hari-hariku sekarang dan di masa lalu
Aku tidak perduli berapa banyak orang yang mengabaikanku
Karna aku yakin , tuhan masih memperhatikanku

Lalu sekarang bagaimana ?
Aku sudah lelah berpura-pura untuk tidak menyadarinya
Berpura-pura bahwa aku tidak merindukannya , berpura-pura bahwa aku membencinya
Dia tidak pernah menyakitiku sedikitpun , justru aku yang paling banyak menyakitinya
Lelaki pertama yang memberiku bunga mawar merah di hari pahlawan beberapa tahun lalu
Lelaki pertama yang berhasil mengajakku keluar dari zona ketidakpastian tentang 'Dia'
Lelaki pertama yang membuat hari-hariku terasa sulit tanpa genggaman tangannya

Dia pernah mencium keningku , dia pernah menyuruhku duduk di jok motor belakangnya
Dan aku , pernah menjadi orang yang selalu menurunkan kaca helm nya
Berkali-kali dia bilang mencintaiku , berkali-kali aku tidak bisa berhenti merindukannya
Aku menyayangi nya , amat sangat
Tapi ... semakin aku menyayanginya aku harus membencinya
Semakin aku merindukannya , aku harus melupakannya
Dia membuat hariku menjadi lebih berwarna memang , tapi aku harus melepaskannya

Dan bodoh nya dia , dia juga melepaskanku 
Ketika pertanyaannya tidak terjawab oleh bibirku

Sekarang sudah 2 tahun setelah kejadian menyakitkan itu 
Aku sadar , bahwa aku masih teramat merindukannya
Tapi aku sudah lama melepaskannya , dan yang lebih menyakitkan
Ketika kini aku merindukannya , dia sedang berada di pelukan wanita lain
Ketika aku ingin menemuinya , dia masih bersama wanita yang sama sambil menggenggam tangannya

Sekarang aku hanyalah wanita yang bukan menjadi prioritasnya
 Aku Wanita yang hanya akan menghancurkan kebahagiannya 'Lagi'
Sakit hatiku hari ini , bukan masalah lagi baginya
Air mataku di malam hari , bukan lagi kekhawatiran untuknya
Tersenyum atau tidaknya bibirku ini , bukan lagi masalah untuknya

Selasa, 27 September 2016

Pembohong Yang Sangat Kunanti #2

Saat kau melepaskan genggaman mu di Rumah hantu yang lalu
Aku tidak tau harus pergi kemana
Aku berdiam diri dalam rasa ketakutan akan gelap
Suasana yang sangat aku hindari , namun kau mengajakku kesana dan meninggalkanku

Betapa bodohnya aku
Saat berfikir kau akan kembali dan menyelamatkanku
Aku berfikir kau hanya bercanda saat meninggalkanku dalam segala ketakutan
Tapi ternyata , kau tidak kembali

Aku berhasil , aku berhasil keluar dari tempat menakutkan itu
Dengan wajah percaya diri
Aku berfikir bisa bertemu denganmu di pintu keluar
Tapi , aku tidak melihat batang hidungmu disana

Aku rasa , ini mimpi terburuk yang pernah aku alami


Rabu, 07 September 2016

Apa Aku Tidak Baik?

Aku tidak mungkin mencintainya kalau aku masih disini
Masih menunggunya , menunga dalam ketidak jelasan 
Aku tau dia mencintaiku , tapi apa seperti ini caranya
Aku pernah berfikir untuk menghilangkannya dari hatiku
Dan memilih dengan pria lain 

Tapi kemudian dia datang memberitahuku tentang pria yang sedang dekat denganku
Dia bilang  "Pria itu tidak baik untukmu" 
Aku hanya tersenyum kecil lalu mengabaikan pesan darinya
Apa kabar dengan dia , yang menganggapku seolah tidak ada 

Pria yang kini dekat denganku bukan pria baru
Dia sosok teman lamaku di masalalu
Dan aku tidak tau bahwa dia memiliki rasa untukku sejak lama
Kebodohanku hanya tidak bisa membuka hatiku untuk oranglain

Sekarang aku membuka hatiku untuk 'Pria' ini
Dia membuatku merasa dibutuhkan , dia membuatku merasa dicari
Dan dia membuatku merasa untuk tersenyum
Tapi , tiba-tiba saja temanku di media sosial memasang foto bersama 'Pria' ini
Dan , 'Pria' ini hanya meminta maaf kepadaku
Dengan alasan 'Pria' ini merasa tak pantas untuk bersamaku

Satu pertanyaanku 
" Apa wanita itu lebih baik dariku? "


Apa Ini Adil ?

Rasanya aku ingin berhenti ..
Menyudahi semua drama ini , drama yang sama-sama kita buat
Drama yang menurutmu akan happy ending untuk kita
Tapi kenyataannya , detik ini aku terlihat sebagai orang yang paling bersalah

Dulu , kau bilang kau hanya pergi untuk meluruskan semua yang sudah terjadi
Sekarang , kamu datang dan tetap saja menyembunyikanku
Bukan aku yang menyakiti , tapi aku yang disakiti
Kamu ingat apa tentang aku?

Aku tidak mempermasalahkan selama apa aku akan menunggumu
Aku juga tidak masalah terus menerus kau sembunyikan seperti ini
Aku hanya ingin status!!!!!!!
Kau bermain curang , aku harus diam ketika ada yang bertanya sendirikah aku ?
Sementara kau bebas bermain dengan semua wanita yang sering duduk di jok belakang motormu!
Dan aku , selalu mendapat panggilan telfon berisi emosimu
Ketika kamu mendapatkan aku bersama laki-laki lain

Apa hanya kau yang boleh merasakan bahagia atas perhatian dan ucapan sayang

dari orang lain?

Ya , Aku Mencintaimu #6


     “Jadi , gaun mana yang menurut kamu cocok untuk aku pakai nanti ? “ Ucap seorang wanita tiba-tiba saat lelaki yang memakai kaos hitam polos itu duduk sambil menikmati kopinya yang ternya sudah gelas ke 3 itu . Dengan wajah bahagia , lelaki itu menatap perempuan yang bertanya tadi , tanpa menunggu jawaban darinya , perempuan itu langsung memeluknya dengan sangat erat , begitupun sebaliknya .

     “ Kamu kok ngga jawab pertanyaan aku tadi ? “ ucap wanita itu lagi sambil merapikan rambut lelaki yang di hadapannya ini
     “ Rambut kamu gini banget sih ? “ kata wanita itu lagi , mereka tak peduli dengan sepasang mata yang diam-diam memperhatikan mereka
     “ Suara kamu pelan-pelan dong “ kata Randy , sambil tersenyum kepada beberapa pasang mata yang menatap kearah mereka
     “ Biarin ah , abis aku kangeeen banget sama kamu , kamu gimana?” Tanya iren
     “ Aku biasa aja “ jawab randy
     “ Gimana kamu sama dia ? “ Tanya randy , deg…..!!!  Apa ini pertanda bahwa randy membatalkan acara mereka .
     “ Udah ngga ada lagi tempat untuk dia disini ternyata “ jawab iren memelankan suaranya , nada bicaranya pun tidak seperti di awal .
     “ Aku minta maaf sama kamu ran , aku udah jahat banget sama kamu . Aku egois , aku terima apapun keputusan kamu , tapi satuhal aku ngga akan ada disini sekarang , kalau pilihanku ternyata dia “ ucap iren sambil tertunduk , pasrah dengan apapun keputusan randy , dan tiba-tiba randy merangkulnya dengan erat .

     “ Ada banyak gaun yang harus kamu coba hari ini “ ucap randy , irenpun menatap randy dan tidak menyangka kalau randy memaafkannya . Perempuan yang sudah mematahkan hatinya ini , masih dia perjuangkan ternyata . Irenpun membalas senyuman randy , sambil di genggamnya , randy mengajak iren menemui mba siska , desainer gaun yang sudah mereka pesan dari jauh hari .

     “ Hay …. “ Ucap wila dan mba siska hampir bersamaan
     “ Udah , mesra-mesraannya ? “ kata wila dengan senyumannya
     “ Apakabar sayang “ kata mba siska mencium iren
     “ Minggu lalu , udah ada beberapa gaun jadi yang udah diliat randy , mba udah pisahin disitu , kamu liat-liat aja dulu mba ke depan sebentar ya “ ucap mba siska dengan sangat ramah
     “ Minggu lalu kamu kesini ? sama siapa ? “ tanay iren , randy hanya tersenyum dan menunjuk wila
     “ Kalian … ihh “ ucap iren , wilapun memeluk iren
     “ Maafin gue ya wil “ ucap iren
     “ Gue selalu maafin sahabat gue yang pinter ini kok , lo ngga salah sama pilihan lo “ ucap wila
     “ Tapi kayanya kali ini gue ngga akan setuju sama gaun pilihan lo , dan kamu apa aku yakin ya sama gaun pilihan kamu .. hmmm “ kata iren , karna iren tau selera wila dan randy
     “ Tuhan … kali ini selera kalian  top banget “ kata iren saat melihat gaun pilihan randy dan wila yang baru saja di keluarkan oleh asisten mba siska . Iren langsung mencoba gaun pertamanya .
Mungkin tuhan senagja menjauhkan adit dari kehidupan iren beberapa tahun ini , supaya iren dan lelaki ini bisa saling mengisi . 

Dan saat tuhan memunculkan adit lagi di kehidupan iren , rasanya bukan itu yang iren inginkan selama kekosongan adit dulu . Iren ternyata lebih menginginkan sosok seperti pria pilihannya ini , sekarang dan nanti . Tuhan sengaja membuat hati iren mendung , tapi hanya untuk beberapa saat . Agar pelangi , dapat dengan indah muncul seperti ini .



Aku mencintai lelaki ini , bukan karna kemiripannya dengan masalaluku , bukan karna dia yang menyelamatkanku dari kegelapan da n rasa sakit . Aku mencintai lelaki ini , karna aku memang mencintainya . Aku sangat mencintainya , dan bahagia seperti inilah yang aku inginkan , bersamanya .


Ya, Aku Mencintaimu #6

Adit membawa iren ke pantai , mengajak iren tanpa persetujuannya lagi . Muncul tiba-tiba dan mengatur segala perjalanan mereka beberapa jam yang lalu . Adit memesankan iren es kelapa muda dan mengajaknya duduk di saung tepi pantai yang ternyata sudah di pesan adit terlebih dahulu . Harusnya ini menjadi hal yang romantic . Menikmati usapan angina pantai , mendengarkan deburan ombak yang sangat khas .

Hal ini seharusnya terjadi beberapa tahun yang lalu , hal ini seharusnya terjadi saat iren merasa sendiri , sepi , dan menanti adit yang sama sekali tidak meninggalkan kabar .
     “ Aku tau kamu masih sangat mencintaiku , iya kan ren ? “ Ucap adit sambil memegang jemari iren . Iren tidak menjawab , iren melepaskan genggaman adit lalu iren berjalan menuju pantai .
     “ Iren …” Panggil adit , iren hanya menoleh ke arahnya sambil tersenyum , lalu melanjutkan langkah kakinya sambil menyapu pelan pasir pantai yang ia pijakkan sekarang .
    “ Saya sangat rindu sama kamu dit “ ucap iren
    “ Kemana aja kamu selama ini ? ada banyak hal yang mau saya Tanya ke kamu” lanjut iren
    “ Semua pertanyaan kamu udah saya jawab kan? Malam itu kamu lupa? “ kata adit , iren menghentikan langkahnya dan mulai menghadap kepada lelaki yang dari tadi di belakangnya ini
    “ Aku sangat mencintai kamu ren … “ Kata adit

    “ Pergi kemana kamu selama ini ? kamu ngga tau kan gimana tersiksanya saya waktu kamu ninggalin saya gitu aja , tanpa pesan , tanpa saya tau kamu kemana dan gimana kabar kamu , dan gimana dengan kita ? “ kata iren

    “ Kamu ngilang bertahun-tahun , bahkan saya ngga tau kamu masih hidup atau engga . Dengan begonya saya masih anggap kalo kamu masih mencintai saya “  lanjut iren
    “ Aku memang masih mencintai kamu , sampai detik ini “ jawab adit meyakinkan iren
    “ Lalu siapa perempuan yang jadi profile picture instagram kamu ? dia siapa? “ Tanya iren
Namun adit hanya terdiam ….

    “ Kamu pergi ninggalin saya , dan kamu datang bawa perempuan itu di ulangtahun temen kamu , kamu ngga tau kan kalau saya da di sana juga! Apa kamu tau itu!!!! “ kata iren , sementara adit mencoba mengingat apa yang iren maksud .
    “ Tanpa kamu jelasin siapa wanita itu , saya udah tau . Dan tenang aja itu semua gak masalah bagi saya sekarang “ kata iren menghapus airmatanya
    “ Saya minta maaf .. saya mencintai kamu “ kata adit memeluk iren , iren langsung segera melepaskan pelukan adit
    “ Saya udah maafin kamu sebelum hari pertemuan kita “ kata iren , tiba-tiba telfon genggam iren berbunyi , randy menelfon iren .
    “ Kamu liat ini ? “ Tanya iren sambil memperlihatkan panggilan masuk yang ada di telfon genggamnya
    “ Dia lelaki yang menyelamatkan saya , dari rasa sepi yang kamu tinggalkan , dari rasa sakit yang kamu kasih . Dia ngubah itu semua jadi kebahagiaan yang gak pernah saya bayangin sebelumnya “ Kata iren
    “ Apa ini tandanya saya udah terlambat untuk memperbaiki semuanya ?” tany adit dan iren pun tersenyum .

    “ Terlambat atau engganya kamu datang , saya ngga akan mungkin milih kamu , seseorang yang hanya meninggalkan saya pada teka-teki yang jawabannya hanya kamu yang tau “ ucap iren
    “ Lelaki ini , bukan sosok yang sama seperti kamu , dan saya tidak mencintai dia seperti saya mencintai kamu , tapi saya mencintai dia lebih dari apa yang saya pernah perjuangkan untuk kamu “ Ucap iren , lalu berjalan menjauhi adit , ternyata dit mengejarnya lalu memeluknya
    “ Titipkan salam saya untuk dia “ bisik adit .


Iren pergi meninggalkan adit . Iren sangat khawatir bila ternyata randy membatalkan pernikahan mereka . Iren tau betul , dia sudah sangat menyakiti hati randy .  Tuhan.. maafkan atas kebodohanku demi masalaluku ini ..

Senin, 22 Agustus 2016

Ya , Aku Mencintaimu #5

V


Iren masih dengan bayangan adit yang sekarang tiba-tiba saja sudah ada di hadapannya lagi dengan kata ‘Maaf’ yang ternyata tidak bisa membuat segala pertanyaan iren selama bertahun-tahun ini terjawab . Dalam lubuk hatinya dia merindukan sosok Randy , mengkhawatirkan keadaan dan perasaannya karna pertemuannya sekarang .
     “ Mba .. ada tamu diluar “ Kata Pak Ali OB di kantor iren yang tiba-tiba saja membuat iren sedikit terkaget
     “ Kata mba Ella tadi udah nelfon kesini tapi ngga ada jawaban jadi saya sekalian kasih tau mba” kata pa kali lagi
     “ Siapa ya pak ? “ Tanya iren dan ternyata pa kali tidak tau siapa tamu nya
     “ Mba renata ada di ruangannya? “ Tanya iren lagi
     “ Ada mba , tadi saya baru aja anter makan siang ke mba renata” kata pa kali , iren pun berterimakasih dan pak ali langsung meninggalkan ruangan iren . Iren pun menelfon sang Receptionist Salsa namanya . Dan saat mengetahui tamu yang mencari iren bernama adit , irenpun sudah pasti tau adit yang mana .

Ternyata adit datang ke kantor iren ingin mengembalikan telfon genggam iren yang tertinggal . Iren enggan menemui adit , iren pun meminta tolong pada salsa agar adit menitipkannya saja pada ella . Ya iren menghindari adit kali ini .

Iren memeriksa seluruh notifikasi yang ada di HP nya . Tidak ada notifikasi dari Randy sama sekali , apa ini pertanda Randy sangat marah atas keputusan iren datang ke acara reuni kemarin mungkin .
Ternyata adit belum juga meninggalkan kantor iren , adit masih tetap menunggu iren di kantornya .

     “ Maaf mba , tapi dia yang maksa untuk tetep nunggu mba disini “ Ucap salsa , saat mata iren tertuju pada wanita itu . Mendengar penjelasan ella , iren pun langsung mengalihkan pandangannya kepada adit .
     “Lo ngga ada kerjaan lain seharian disini ? ada apa?” ucap iren mendekati adit
     “Aku anter kamu pulang ya “ kata adit dengan senyum sumringah , yatuhan ucapan ini seharusnya iren dengan beberapa tahun lalu . Selama bertahun-tahun iren sangat ingin sekali berhadapan dengan wajah di depannya ini , dan mendengar segala ucapan pria ini kepada iren , tapi rasanya apa ini belum terlambat ?  piker iren dalam hati .
     “ Iren , tadi randy telfon gue katanya ..” Ucap Renata sedikit berteriak karna dia baru saja menuruni tangga , dan tidak menyadari ada pria lain yang sedang berada di depan iren
     “ Eh , e… iren “ kata mba renata tertahan
     “ Ini adit mba … temen lama gue “ kata iren mengenalkan adit , pria yang beberapa jam lalu iren ceritakan kepada renata . Renata pun menujukan pandangannya kepada adit . Iren pun mendekati renata .

     “ Mba gue pulang sama dia ya , tapi tolong kalau randy ngehubungin mba dan nanyain gue , mba jangan ceritain ini dulu , biar gue yang ceritain sama dia , gue janji “ kata iren tanpa berbisik , renata pun tersenyum pertanda menyetujuinya .

Adit mengajak iren untuk berjalan-jalan , entah kemana tujuannya iren hanya diam duduk di samping adit . Sementara adit menyetir dengan memutarkan berbagai lagu dan sedikit bercerita tentang sang penyanyi atau arti dari lagu-lagu itu . Sementara iren tidak mengeluarkan sedikit katapun .

     “ Kita nonton ya “ Ucap adit di sela-sela ceritanya itu
     “ Kita? “ jawab iren
     “ Mmmm kamu masih suka nonton kan?” Tanya adit
     “Saya masih suka nonton , tapi saya ngga tau kalau nonton sama kamu lagi sekarang apa masih sama rasanya , kaya dulu ?” ucap iren dana dit hanya terdiam mendengar jawabn iren .
     “ Saya lapar , kita cari makan aja “ kata iren , dana dit pun  tersenyum . Adit membawa iren ke tempat makan yang dulu sering mereka kujungi yaitu Waroeng Zantai  . 
Iren selama ini sangat menghindari rumah makan ini , setiap kali ada yang mengajaknya kesini iren selalu menolaknya dengan alas an dia tidak suka makanan disini . Padahal sangat terbalik dengan kenyataannya .

     “ Tempatnya masih ada ya , tapi tata ruangnya udah gak sama kaya dulu “ kata adit , lalu merekapun memesan makanan nya masing-masing . Mereka menyantap makanan mereka masing-masing , berbeda dengan suasana di mobil , kali ini iren menyimak seluruh cerita yang adit sampaikan , bahkan tak jarang mereka tertawa bersama . 

Suasana sudah mulai mencair , dan sepertinya iren sudah bisa menerima keadaan adit sekarang .
Selesai makan , iren dan adit pun berjalan-jalan mereka pergi ke mall , tidak iren tetap menolak untun nonton film bersama adit , iren justru mengajak adit pergi ke tempat permainan . 
Hari demi hari berganti , iren ternyata merindukan Randi dan mencoba untuk menelfonnya tapi randy tidak menjawabnya . Iren harus menemui randy .

     “ Hai “ sapa seseorang yang akhir-akhir ini rajin mengunjunginya
     “ Adit ..” ucap iren menyapa lelaki itu , iren pun pergi dengan adit , lagi ..

Ternyata ada seseorang yang memerhatikan pertemuan mereka kali ini , sosok ini menyaksikan iren sangat akrab dengan pria di depannya , sosok ini adalah randy .

Ya , Aku Mencintaimu #4

IV

     “ Kamu apakabar ? “ Ucap adit saat mereka sudah berada di dalam mobilnya
     “ Apa Cuma itu pertanyaan basi kamu ? setelah 7 tahun tanpa kabar ? “ Jawab iren , dan adit tidak memberikan jawaban apapun selain menatap iren . Adit terlihat seperti mencarsi sesuatu di mobilnya.

     “ Kenapa kita kesini ? kamu bilang mau anter saya pulang tau gitu tadi saya naik taksi “ ucap iren saat adit menepikan mobilnya di pinggir jalan .
     “ Kita mampir ke angkringan dulu sebentar ya” jawab adit
     “ Ini udah jam 2 malem “ jawab iren
     “ Sebentar aja ,  aku masih mau ngobrol banyak sama kamu , aku pasti anterin kamu pulang , lagian jam segini udah ngga ada taksi yang lewat “ Kata adit lalu turun dari mobilnya . Iren tidak tau , caranya menerima ajakan adit ini akan berujung pada penyesalan atau tidak . Bertahun-tahun dia berharap bertemu dengan pria ini , dan apakah ini saatnya ? Adit pun memesan minuman hangat untuknya dan juga iren .

     “ Aku baik-baik aja kok , kamu gimana ? “ ucap adit saat iren duduk di depannya
     “ Kenapa kamu duduk disitu , sini duduk disini “ ucap adit sambil memegang kursi plastic di sebelahnya .
     “ Kenapa kamu tiba-tiba jadi sok akrab gini ? “ Ucap iren
     “ Kita emang akrab Dari dulu kan ? “ kata adit menjawab dengan pertanyaan lagi
Iren tidak tau apakah adit lupa tentang kejadian 8 tahun yang lalu , dimana adit meninggalkan iren tanpa pesan bertahun-tahun tanpa memutuskannya . 
Bahkan adit menyuruh iren untuk menunggu dia kembali , sampai di tahun ke 6 iren bertemu adit dan adit melewatinya begitu saja tanpa menyapanya bahkan seperti tidak mengingat siapa wanita yang berada di depannya ini .

     “ Aku minta maaf ren “ Ucap adit tiba-tiba saat mereka hanya saling menatap satu sama lain tanpa perbincangan apa-apa lagi .
     “ Saya ngga tau bisa maafin kamu atau engga , setelah bertahun-tahun kamu tinggalin saya dan seenaknya nyuruh saya untuk menunggu kamu , dan begonya saya ngga bisa untuk ga nunggu kamu dit , kamu tau berapa banyak yang saya lewatin tanpa kamu ? kamu tau segimana susahnya saya nahan rindu untuk ketemu kamu , untuk cerita hal-hal sepele yang biasanya kita saling cerita dit , kamu ngga tau segimana tersiksanya saya sebelum …” kata iren dan adit pun memegang tangan iren sambil terus meminta maaf , tapi iren tidak bisa menahan tangisnya .

     “ Anter saya pulang sekarang “ kata iren menatap adit dengan tatapan tajam , rasanya mata yang saat ini iren nantikan untuk di tatapnya terasa kosong , 
tidak ada penjelasan apapun yang bisa membayar rasa menyiksa selama bertahun-tahun iren rasakan .
Selama di perjalanan iren dan adit tidak berbicara apapun , mereka hanya berdiam di dalam mobil tanpa suara apapun . Sesampainya dirumah iren , dia tidak langsung turun dari mobil adit .
     “ Saya nggatau yang saya rasain sekarang saat ketemu sama kamu ini bahagia atau justru menambah kesakitan saya , saya nggatau apa motif kamu dateng lagi di depan saya dan menyapa saya seolah kamu ngga pernah ninggalin luka disini “ Ucap iren sambil meletakkan tangannya di dadanya , pertanda rasa sakit yang adit tinggalkan masih membekas .

     “ Iren “ Ucap adit sambil menarik tangan iren dan memaksanya untuk melihat ke arahnya , iren pun melihat lagi sosok lelaki yang pernah meninggalkannya ini . Adit pun memeluk iren begitu juga dengan iren yang memeluk adit dengan erat masih sambil menangis .
     “ Ngga perlu “ ucap iren saat adit hendak menghapus air matanya
     “ Saya udah terbiasa untuk ngapus air mata saya sendiri “ Ucap iren , lalu turun dari mobil adit dan sedikit berlari ke dalam rumahnya . Rupanya saat iren memasuki rumahnya ada yang tiba-tiba keluar dari rumah iren dan mendekati mobil adit . Sadar ada seseorang yang memperhatikannya adit pun turun dari mobil dan menghampiri seseorang itu .
     “ Tante …” Ucap adit kepada wanita yang saudah berdiri di samping mobilnya itu
     “ Maaf tante , saya antar iren kemaleman “ kata adit
     “ Saya tau , terimakasih ya dit “ ucap wanita itu yang ternyata ibunda iren dan apa tadi ? ibunda iren masih hafal nama lelaki ini . Setelah adit pergi , wanita ini pun segera menemui anaknya di kamarnya , iren yang ternyata sedang menangis di dalam kamarnya pun langsung di peluknya .

            Setelah pertemuannya dengan adit yang ternyata masih belum rasanya masalah di antara mereka selesai iren masih tidak tau apa yang akan dia lakukan dan iren masih tidak tau atas dasar apa adit kembali di hadapannya .

     “ Kamu yakin hari ini masuk kerja ? “ Tanya ibunda iren saat iren sedang bersiap-siap di kamarnya
     “ Yakin ko mah hari ini aku bareng mba renata, mah liat HP iren ngga ? “ jawab iren dan baru menyadari HP nya tidak ada di tasnya
     “ Mamah ngga liat , coba kamu cari pelan-pelan dulu “ kata ibunda iren
     “ Ngga ada mah , hari ini ada talkshow dan pertanyaannya ada di HP semua mah “ ucap iren sambil masih mencari keberadaan HP nya
     “ Yah udah jam segini lagi , mah kalo nanti liat HP iren tolong kabarin ke kantor ya , iren berangkat “ kata iren sambil mencium tangan dan juga pipi ibundanya .
     “Iren , are you okay? “ Tanya sang mamah yang sadar betul bahwa anaknya sedang dalam keadaan tidak baik-baik saja , terlihat dari wajahnya yang menyisakan bengkak karna semalaman menangis di dalam kamarnya , Iren yang di tanyapun tersenyum kepada wanita yang melahirkannya itu .



            ************************************************************************

Lelaki itu lagi-lagi menghapus message yang sudah dia ketik berulang kali , niat untuk mengirim kepada nomor yang sudah tercantum tapi berkali-kali ia batalkan . Sudah sejak bebrapa hari yang lalu ia mengunjungi profile dari berbagai social media milik kekasihnya , yang entah saat ini masih atau tidak ya lelaki ini adalah Randy . 

Tidak ada update terbaru dari akun yang tadi dia kunjungi .
Pernikahannya tinggal hitungan minggu lagi , tapi sang calon pengantin wanita sedang mengalami dilemma untuk melaju ke pelaminan bersama lelaki ini atau justru mundur untuk melanjutkan kisahnya dengan masalalunya .

     “ Undangan kalian udah di sebarin bukan ? “ Ucap seorang wanita dengan nada emosi tiba-tiba masuk ke ruangan kerja Randy .
     “ Belum semua kok “ Ucap Randy santai
     “ Belum semua lo bilang ? ya tapikan kebanyakan undangan udah kalian sebar , persiapan kalian udah 85% Randy!!! Kenapa lo biarin dia untuk ketemu sih “ Ucap wanita yang ternyata bernama Niken itu
     “ Kalo yang 15% nya belum adakan berarti gagal “ Jawab Randy , Raut wajah Niken kebingungan melihat ekspresi bos sekaligus sahabatnya ini dengan begitu santai
     “ Kalian ini , pernikahan itu bukan main-main . Dan kalo sampe gagal …. Yang nanggung malu bukan Cuma kalian berdua! “ Ucap Niken masih dengan nada emosinya tapi orang yang di ajaknya berbicara hanya diam sambil menatap telfon genggamnya , niken pun mendekati Randy .
     “ Gue harus temuin dia!” Kata Niken
     “ Ken jangan “ Ucap Randy melarang niken pergi sambil memegang tangan niken tapi tatapannya tidak menatap niken
     “ Iren bebas untuk milih siapapun “ lanjut randy
     “ Drama macem apa sih ini” ucap niken . Niken marah sangat marah terhadap Adit yang datang dan menghancurkan segalanya . Tapi apakah Iren justru senang dengan kehadiran adit ?

     “ Ran , apapun yang bakal terjadi nanti , gue siap bantu lo , jangan sungkan untuk cerita apapun ke gue , semoga semuanya nanti itu yang terbaik “ kata niken mulai meredakan emosinya dan randy pun menatapnya dan berterimakasih .


Ya , Aku Mencintaimu #3

III


Malam reuni akbar pun tiba , seluruh tamu undangan sudah memenuhi tempat yang sudah di sediakan . Orang-orang yang hadirpun mulai berkelompok , temu kangen dengan teman perjuangan semasa sekolah dulu . Kakak kelas yang dulu terlihat horror saat adik kelas lewat , kini semuanya terlihat sama dan berbaur bersama , mengenang masalalu sambil tertawa lepas . Ada juga yang tampil bernyanyi mengisi acara , dan yang pasti pemburu makanan serta bergossip .

Iren pun menjadi salah satu di antara mereka yang sedang bernostalgia di acara reuni akbar ini , dengan gaun tosca yang sangat indah serta hills tosca nya yang melengkapi nya malam ini . Iren datang seorang diri . Wila sahabat iren tau kenapa randy tidak ikut , bahkan wila tau semua kejadian di pantai yang lalu , dan wila tidak begitu saja menyalahkan sahabatnya meski wila merasa kasihan kepada randy dan sangat geram kepada adit . Iren terlihat sama bahagianya dengan yang lain yang menghadiri acara ini , meski sesungguhnya iren sedang dilanda perasaan yang seharusnya tidak perlu lagi ia rasakan .

     “ Wila dimana yon ? “ tanya iren saat melihat leon sedang mengobrol seru dengan sekumpulan lelaki lainnya yang ada beberapa iren tidak kenal
     “ Dia lagi ke mobil , hp nya ketinggalan ren bentar doang paling “ jawab leon
     “ Ow gitu , nanti kalo dia udah balik kasih tau dia ya gue kesana “ kata iren sambil menunjuk ke arah teman-temannya yang lain .

Setelah wila mengambil HP nya yang ada di mobil wila langsung kembali ke dalam dan ingin melanjutkan lagi pestanya dengan yang lain mala mini sampai akhirnya wila melihat sosok yang selama ini di cari oleh sahabatnya . Dan wila pun menghampiri pria itu yang baru saja kleuar dari gedung samping , karna acara mereka berada di taman salah satu hotel di kota cilegon .

     “ Ternyata lo masih hidup ? “ Ucap wila sambil menahan lengan pria berjas coklat itu
     “ Lo ? wila kan ? “ Jawab lelaki berambut hitam lebat dan rapih
     “ Gue ngga masalah lo lupa atau ngga sama gue , tapi lo gila kalo lo juga lupa sama sahabat gue” ucap wila
     “ Dia dateng ke acara ini juga ? “ Tanya lelaki itu , entah dia berkespresi bahagia atau justru tidak mengharapkan kehadiran iren .
     “ Dia dimana ? “ Tanya lelaki itu lagi , belum sempat wila menjawab pertanyaan lelaki itu , lelaki itu langsung buru-buru meninggalkan wila dan langsung menuju ke taman wila pun setengah berlari mengejar lelaki itu . Banyak sekali orang yang menghadiri acara reuni akbar malam ini , lelaki tadi terlihat menghampiri teman-temannya yang sudah berada sedari tadi di banding dia dan terlihat juga menanyakan sesuatu .
     “ Iren ….. “ Teriak lelaki itu , dan wanita yang di panggilnya pun langsung menoleh ke arahnya .

Rasanya jantungku sangat cepat dan berdetak tidak sewajarnya saat suara itu memanggil namaku lagi , setelah 7 tahun lebih dia menghilang . Ini bukan pertama kalinya aku melihat dia lagi , karna pertemuan pertama kita seharusnya sudah dari bulan yang lalu saat di bengkel , tapi aku tidak mempunya kekuatan untuk melihatnya dari dekat waktu itu . 
Pria yang selama 7 tahun lebih ini aku cari akhirnya memanggil namaku lagi dan berdiri di depanku . 

Entah jawaban bagaimana yang seharusnya keluar dari bibir ini saat dia memanggil namaku lagi . Banyak pasang mata yang memperhatikan pertemuan ku dengannya kali ini , begitupun sahabatku Wila dan suaminya . Sebisa mungkin aku bersikap biasa saja untuk mejawab sapaan lelaki ini , dengan sekuat tenaga aku mencoba untuk ‘Baik-Baik Saja’ .

     “ Hay “ Jawab iren sedikit menyunggingkan senyumnya , sebenarnya yang ingin iren lakukan adalah berlari dan memeluknya saat dia memanggil nama iren .  
Iren mencoba untuk tetap berdekatan dnegan yang lainnya dan mencoba mengabaikan kehadiran adit disini . Meski adit sesekali menatap ke arahnya dan mengisyaratkan untu mengobrol berdua saja . Acara reuni akbar ini pun akhirnya selesai ,
Acara ini memang sampai larut malam . Wila menghampiri iren dan memeluknya
     “ Are you okay ? “ Ucap wila , iren memang berusaha untuk terlihat baik-baik saja sepanjang acara ini sejak bertemu adit , tapi wila tau keadaan iren tidak bisa di kategorikan baik-baik saja dan di sisi lain wila takut iren meninggalkan randy dan melanjutkan hubungannya dengan lelaki yang sudah membiarkanyya lebih dari 7 tahun ini . Iren pun tersenyum kepada wila dan juga leon . Tiba-tiba saja adit menghampiri mereka .

     “ Iren , gue anter pulang ya “ kata adit , wila tau iren tidak akan menjawab iya ataupun tidak karna iren saat ini tidak tau apa yang harus di lakukannya .
     “ Yaudah kalo gitu kita duluan ya , ren kabarin gue kalo udah sampe rumah , dan lo gak usah bertingkah macem-macem lagi !” ucap wila lalu mengajak suaminya untuk meninggalkan mereka berdua .
Leon tidak habis pikir mengapa istrinya ini justru membiarkan iren pulang bersama lelaki itu , bagaimana dengan randy nantinya ? Kalau saja iren memilih melanjutkan hubungannya dengan pria yang sempat meninggalkannya itu .


     “ Ini bukan urusan kita mas , semuanya tergantung sama pilihan iren sendiri , adit beruntung kalau iren memilih untuk ninggalin randy “ Ucap wila lalu mengajak suaminya untuk pulang kerumah mereka , sepanjang jalan wila memperhatikan HP nya berharap iren mengiriminya pesan , apapun itu.

Ya , Aku Mencintaimu #2

       
II

     “ Kamu ngga berubah pikiran sayang sama kartu undangan kita yang tadi ? “ Tanya Randy , mereka sudah memilih kartu undangan di opank hasil rekomendasi dari wila
      “ Ngga ko sayang , kenapa kamu ngga suka ? “ kata iren
      “ Suka kok , Cuma apa ngga kecepetan kamu tadi milihnya ? “ kata randy
      “ Ngga kok , kalo banyak pilihan lagi nanti aku malah tambah bingung “ jawab iren , iren pun menempelkan kepalanya ke samping randy yang sedang menyetir , randy pun membelai rambut iren pelan .


     “Kalau aku kaya gini , kamu nyetir nya keganggu ngga? “ kata iren
     “ Engga ko , lagian macet gini aku juga ngga ngebut , kamu kenapa sayang ?“ Tanya randy
     “ Hmmm engga ko , aku ngga kenapa-napa “ jawab iren , berbohong .
     “ Gimana acara reuni SMA kamu , jadi ? “ kata randy
     “ Jadi kok , kamu ikut yah “ kata iren
     “ Kamu yakin ngajak aku ? ini kan acara reuni kamu sama temen-temen SMA kamu , aku ngga enak nanti kalau ganggu kamu sama temen-temen kamu “ kata randy
     “ Aku ngga yakin mau dateng ke acara reuni SMA nanti “ kata iren
     “ Kenapa sayang ? bukannya kamu semangat banget ya dari awal dapet kabar mau reunion “ kata randy
     “ Aku juga ngga tau , mungkin aku takut ngeganggu kita untuk nyiapin acara pernikahan kita nanti “ kata iren .

     “ Ya ampun , kamu reuni SMA nya ga sampe h-1 kita menikah kan sayang ? santai aja aku bisa handel lagipula semuanya udah selesai kok , kita tinggal cek baju kita sama buat keluarga kamu kan “ kata randy

     “ Sayang , harus sekarang yah kita fitting bajunya ? bisa nanti aja ngga “ kata iren
     “ Kan kita udah janjiannya hari ini sayang “ kata randy , iren pun mengambil nafas panjang
     “ Yaudah sabtu depan aja kita fittingnya nih aku telfon tante raysha dulu “ kata randy , iren pun tersenyum
     “Yeayyy thankyu ya sayang “ kata iren memeluk randy
     “ Kenapa sih emangnya ? kamu makan banyak ya kemarin-kemarin jadi kamu takut gak muat gaun nya ?” Tanya randy dan iren pun tersenyum
     “ Sekarang kita kemana nih ? “ Tanya randy lagi
     “ Ke pantai “ jawab iren

Deburan ombak dan semilir angin membelai rambut iren yang terlihat akan terbang , iren sudah melepaskan alas kakinya yang semula ia pakai kini ia simpan di sampingnya , iren duduk di pasir pantai sambil memandangi pantai luas yang kini berada di depannya . Tidak terlalu ramai pedagang dan pengunjung di pantai ini meskipun ini hari libur . Randy sengaja membawa iren ke pantai ini yang belum terlalu banyak pengunjung . Randy datang membawakan iren kacamata hitam dan 1 kelapa muda , iren pun memakai kacamata dari randy dan randy pun duduk di samping iren .
Iren menyandarkan kepalanya ke bahu randy , lagi . 

Di taruhnya kelapa muda yang randy pegang tadi sambil memeluk kekasihnya ini dari belakang . Sebenarnya randy tau iren sedang memilik banyak pertanyaan di hatinya , tapi apakah itu masih tentang pria yang datang sebelum randy di kehidupan iren ? Apa masih tentang dia sementara pernikahan iren dan randy sudah di depan mata . Randy tau iren mulai bimbang untuk datang atau tidak di acara reuni SMA nya pasti karna pria itu , meskipun mereka tidak satu angkatan , tetapi lelaki itu pasti datang karna ini reuni akbar seluruh angkatan .

     “ Ran “ Ucap iren masih bersandar di bahu randy
     “ Iya sayang “ Jawab randy sambil tengelus rambut iren , lalu iren mulai mengangkat kepalanya dari bahu randy .
     “ Menurut kamu , aku dateng atau jangan ke acara reuni ? “ Tanya iren
     “ Menurut aku ? hmmm ngga ada salahnya sih kamu dateng juga , kan kamu juga mungkin perlu temu kangen sama temen-temen seperjuanganmu dulu sayang , kamu ngga bosen sama wila terus ? “ Jawab randy , iren pun tersenyum . Randy memberikan kelapa muda yang tadi di bawanya untuk iren dan iren pun meminumnya .

     “ Kamu tumben ngajak aku ke pantai ? udah bersahabat nih sama pantai ? “ Tanya randy , yang cukup terkejut saat iren mengajak mereka untuk ke pantai karna selama randy kenal iren , setau randy iren tidak menyukai pantai .
     “ Aku Cuma gak suka sama pantai tapi bukan berarti benci loh sayang “ kata iren , randy pun hanya menyunggingkan senyumnya mendengar jawaban kekasihnya ini .
     “ Aku gak suka pantai atau laut , karna yang pertama aku ngga bisa berenang , yang kedua karna aku gasuka sama ombak yang berulang kali ketepian nyeret beberapa benda yang ada di pasir atau sekitarnya Cuma untuk menyeretnya ke lautan apa ombak tau kalau ada suatu benda yang penting bisa terpisah karna dia ? Ombak ngga akan pernah tau itu  “ Kata iren sambil memandang lautan di depannya 

     “ Tapi itu bukan salah ombak , ombak Cuma ngelakuin yang seharusnya . Kita juga ngga tau benda yang ombak tarik kelautan bakal jadi kaya gimana , tapi siapa tau sesuatu itu justru menemukan sesuatu yang lebih baik di lautan sana , kalau benda itu penting pasti sudah ada hal lain yang tinggal di daratan untuk merawatnya , sebelum ombak yang membawa dia kelautan “ ucap randy . mendengar jawaban randy iren tersenyum , baru kali ini randy memberikan jawaban yang sepertinya bukan randy banget .

     “ Kalo aku nanti ketemu adit di reuni SMA gmana ?” Ucap iren akhirnya setelah mereka hanya berdiam tanpa membahas apapun , dengan santai randy pun menjawab
     “ Ya kalau emang kalian ketemu di acara nanti ,  bagus dong kamu kan emang mau banget ketemu sama dia dari dulu kan ?”  jawab randy
     “ Kamu ngga takut kehilangan aku kalau aku nanti sampe ketemu adit ? “ Tanya iren , randy mengalihkan tatapannya yang sebelumnya menatap mata iren .
     “ Aku ngga akan kehilangan kamu kalau kamu yang ngga memilih pergi dari aku nantinya , tapi kalaupun akhirnya pilihan kamu bukan aku , aku juga ga berhak memaksa kamu untuk tetep pilih kamu ren , kamu punya hak , aku Cuma orang yang kebetulan sangat mencintai kamu , aku Cuma orang yang berharap bisa ngeliat kamu di samping aku dari mulai aku bangun tidur sampai aku mau tidur lagi , aku Cuma orang yang berharap bisa bareng sama kamu untuk jadi partner hidup aku nantinya , aku Cuma bisa berharap , meski aku tau kamu masih nyimpen harapan untuk dia kan ? “ ucap randy kepada iren , dan iren tidak memberikan jawaban apapun .

     “ Kamu masih punya waktu ren , pernikahan kita belum kita laksanain , keputusan ada di kamu mau lanjut atau enggak . Kamu temuin adit , selesain masalah kalian kalau kamu ketemu dia nanti . Kamu bebas milih kalau akhirnya adit dateng lagi di kehidupan kamu “ ucap randy , randy menggenggam tangan iren begitupun iren . 
Setelah cukup lama mereka berdiam menikmati suasana pantai awalnya . Randy tau iren masih memikirkan lelaki itu , cinta pertama iren dan randy tidak mempunyai hak untuk mneyuruh iren melupakannya karna randy tau iren sedang mencoba , tapi semakin iren mencoba melupakan lelaki itu , justru sangat kuat kenangan mereka di benak iren .
Sesampainya di depan rumah iren , kali ini randy tidak turun dari mobilnya untuk masuk ke dalam . Randy juga tidak mencium kening iren seperti biasanya . Iren tau , hati randy pasti terluka sekarang karna hal tadi .

     “ Ini yang bikin aku ngga mau ikut di acara reuni SMA kamu , kalau aku nanti ikut , kamu sama adit ngga akan pernah tau ujung cerita kalian gimana karna disana nanti ada aku “ ucap randy
     “ Kamu harus berangkat ke acara reuni SMA kamu nanti , aku punya harapan yang sama , sama kamu ren , dia dateng “ Ucap randy lagi
     “Ran…” ucap iren pelan
     “ Minggu depan kita ngga perlu ke tempat tante raysha untuk fitting baju “ Ucap randy , dan iren pun terkejut mendengar ucapan randy kali ini .
     “ Tapi aku tunggu kamu 2 minggu setelah acara reuni SMA kamu di tempat tante raysha , pilihan ada di kamu sayang “ Ucap randy lagi , iren pun tidak tau harus berekspresi seperti apa  , lalu iren membuka pintu mobil randy dan menutupnya lagi . Saat iren menunggu mobil randy untuk beranjak , tiba-tiba randy membuka kaca mobilnya .

     “ Iren , aku akan baik-baik aja kok kamu jangan khawatir “ Ucap randy dan iren pun menjawab pelan sambil menatap sedih wajah randy yang trelihat mulai menahan airmata di pelupuk matanya .
     “ Maafin aku “ Jawab iren pelan , randy pun menutup kaca mobil dan mulai melajukan mobilnya menjauhi rumah iren .

Saat tau orang yang kita sayang dan cintai  ternyata masih mengharapkan masalalunya ? SAKIT

Ingin marah rasanya dan berteriak , aku lebih mencintaimu dibandingkan dia! Tapi aku tidak berhak . Cinta pertamanya mungkin meninggalkan bekas yang sulit untuk dia lupakan , dan aku memang bukan cinta pertamanya , semoga saja aku yang akan menjadi cinta terakhirnya meski mustahil rasanya .