II
“ Kamu ngga berubah pikiran sayang sama kartu
undangan kita yang tadi ? “ Tanya Randy , mereka sudah memilih kartu undangan
di opank hasil rekomendasi dari wila
“ Ngga ko sayang , kenapa kamu ngga suka ? “ kata
iren
“ Suka kok , Cuma apa ngga kecepetan kamu tadi
milihnya ? “ kata randy
“ Ngga kok , kalo banyak pilihan lagi nanti aku
malah tambah bingung “ jawab iren , iren pun menempelkan kepalanya ke samping
randy yang sedang menyetir , randy pun membelai rambut iren pelan .
“Kalau aku kaya gini , kamu nyetir nya keganggu
ngga? “ kata iren
“ Engga ko , lagian macet gini aku juga ngga ngebut
, kamu kenapa sayang ?“ Tanya randy
“ Hmmm engga ko , aku ngga kenapa-napa “ jawab iren
, berbohong .
“ Gimana acara reuni SMA kamu , jadi ? “ kata randy
“ Jadi kok , kamu ikut yah “ kata iren
“ Kamu yakin ngajak aku ? ini kan acara reuni kamu
sama temen-temen SMA kamu , aku ngga enak nanti kalau ganggu kamu sama
temen-temen kamu “ kata randy
“ Aku ngga yakin mau dateng ke acara reuni SMA nanti
“ kata iren
“ Kenapa sayang ? bukannya kamu semangat banget ya
dari awal dapet kabar mau reunion “ kata randy
“ Aku juga ngga tau , mungkin aku takut ngeganggu
kita untuk nyiapin acara pernikahan kita nanti “ kata iren .
“ Ya ampun , kamu reuni SMA nya ga sampe h-1 kita
menikah kan sayang ? santai aja aku bisa handel lagipula semuanya udah selesai
kok , kita tinggal cek baju kita sama buat keluarga kamu kan “ kata randy
“ Sayang , harus sekarang yah kita fitting bajunya ?
bisa nanti aja ngga “ kata iren
“ Kan kita udah janjiannya hari ini sayang “ kata
randy , iren pun mengambil nafas panjang
“ Yaudah sabtu depan aja kita fittingnya nih aku
telfon tante raysha dulu “ kata randy , iren pun tersenyum
“Yeayyy thankyu ya sayang “ kata iren memeluk randy
“ Kenapa sih emangnya ? kamu makan banyak ya
kemarin-kemarin jadi kamu takut gak muat gaun nya ?” Tanya randy dan iren pun
tersenyum
“ Sekarang kita kemana nih ? “ Tanya randy lagi
“ Ke pantai “ jawab iren
Deburan ombak dan semilir angin membelai rambut iren
yang terlihat akan terbang , iren sudah melepaskan alas kakinya yang semula ia
pakai kini ia simpan di sampingnya , iren duduk di pasir pantai sambil
memandangi pantai luas yang kini berada di depannya . Tidak terlalu ramai
pedagang dan pengunjung di pantai ini meskipun ini hari libur . Randy sengaja
membawa iren ke pantai ini yang belum terlalu banyak pengunjung . Randy datang
membawakan iren kacamata hitam dan 1 kelapa muda , iren pun memakai kacamata
dari randy dan randy pun duduk di samping iren .
Iren menyandarkan kepalanya ke bahu randy , lagi .
Di taruhnya kelapa muda yang randy pegang tadi sambil memeluk kekasihnya ini
dari belakang . Sebenarnya randy tau iren sedang memilik banyak pertanyaan di
hatinya , tapi apakah itu masih tentang pria yang datang sebelum randy di
kehidupan iren ? Apa masih tentang dia sementara pernikahan iren dan randy
sudah di depan mata . Randy tau iren mulai bimbang untuk datang atau tidak di
acara reuni SMA nya pasti karna pria itu , meskipun mereka tidak satu angkatan
, tetapi lelaki itu pasti datang karna ini reuni akbar seluruh angkatan .
“ Ran “ Ucap iren masih bersandar di bahu randy
“ Iya sayang “ Jawab randy sambil tengelus rambut
iren , lalu iren mulai mengangkat kepalanya dari bahu randy .
“ Menurut kamu , aku dateng atau jangan ke acara
reuni ? “ Tanya iren
“ Menurut aku ? hmmm ngga ada salahnya sih kamu
dateng juga , kan kamu juga mungkin perlu temu kangen sama temen-temen
seperjuanganmu dulu sayang , kamu ngga bosen sama wila terus ? “ Jawab randy ,
iren pun tersenyum . Randy memberikan kelapa muda yang tadi di bawanya untuk
iren dan iren pun meminumnya .
“ Kamu tumben ngajak aku ke pantai ? udah bersahabat
nih sama pantai ? “ Tanya randy , yang cukup terkejut saat iren mengajak mereka
untuk ke pantai karna selama randy kenal iren , setau randy iren tidak menyukai
pantai .
“ Aku Cuma gak suka sama pantai tapi bukan berarti
benci loh sayang “ kata iren , randy pun hanya menyunggingkan senyumnya
mendengar jawaban kekasihnya ini .
“ Aku gak suka pantai atau laut , karna yang pertama
aku ngga bisa berenang , yang kedua karna aku gasuka sama ombak yang berulang
kali ketepian nyeret beberapa benda yang ada di pasir atau sekitarnya Cuma
untuk menyeretnya ke lautan apa ombak tau kalau ada suatu benda yang penting
bisa terpisah karna dia ? Ombak ngga akan pernah tau itu “ Kata iren sambil memandang lautan di
depannya
“ Tapi itu bukan salah ombak , ombak Cuma ngelakuin
yang seharusnya . Kita juga ngga tau benda yang ombak tarik kelautan bakal jadi
kaya gimana , tapi siapa tau sesuatu itu justru menemukan sesuatu yang lebih
baik di lautan sana , kalau benda itu penting pasti sudah ada hal lain yang
tinggal di daratan untuk merawatnya , sebelum ombak yang membawa dia kelautan “
ucap randy . mendengar jawaban randy iren tersenyum , baru kali ini randy
memberikan jawaban yang sepertinya bukan randy banget .
“ Kalo aku nanti ketemu adit di reuni SMA gmana ?”
Ucap iren akhirnya setelah mereka hanya berdiam tanpa membahas apapun , dengan
santai randy pun menjawab
“ Ya kalau emang kalian ketemu di acara nanti , bagus dong kamu kan emang mau banget ketemu
sama dia dari dulu kan ?” jawab randy
“ Kamu ngga takut kehilangan aku kalau aku nanti
sampe ketemu adit ? “ Tanya iren , randy mengalihkan tatapannya yang sebelumnya
menatap mata iren .
“ Aku ngga akan kehilangan kamu kalau kamu yang ngga
memilih pergi dari aku nantinya , tapi kalaupun akhirnya pilihan kamu bukan aku
, aku juga ga berhak memaksa kamu untuk tetep pilih kamu ren , kamu punya hak ,
aku Cuma orang yang kebetulan sangat mencintai kamu , aku Cuma orang yang
berharap bisa ngeliat kamu di samping aku dari mulai aku bangun tidur sampai
aku mau tidur lagi , aku Cuma orang yang berharap bisa bareng sama kamu untuk
jadi partner hidup aku nantinya , aku Cuma bisa berharap , meski aku tau kamu
masih nyimpen harapan untuk dia kan ? “ ucap randy kepada iren , dan iren tidak
memberikan jawaban apapun .
“ Kamu masih punya waktu ren , pernikahan kita belum
kita laksanain , keputusan ada di kamu mau lanjut atau enggak . Kamu temuin
adit , selesain masalah kalian kalau kamu ketemu dia nanti . Kamu bebas milih
kalau akhirnya adit dateng lagi di kehidupan kamu “ ucap randy , randy
menggenggam tangan iren begitupun iren .
Setelah cukup lama mereka berdiam
menikmati suasana pantai awalnya . Randy tau iren masih memikirkan lelaki itu ,
cinta pertama iren dan randy tidak mempunyai hak untuk mneyuruh iren
melupakannya karna randy tau iren sedang mencoba , tapi semakin iren mencoba
melupakan lelaki itu , justru sangat kuat kenangan mereka di benak iren .
Sesampainya di depan rumah iren , kali ini randy
tidak turun dari mobilnya untuk masuk ke dalam . Randy juga tidak mencium
kening iren seperti biasanya . Iren tau , hati randy pasti terluka sekarang
karna hal tadi .
“ Ini yang bikin aku ngga mau ikut di acara reuni
SMA kamu , kalau aku nanti ikut , kamu sama adit ngga akan pernah tau ujung
cerita kalian gimana karna disana nanti ada aku “ ucap randy
“ Kamu harus berangkat ke acara reuni SMA kamu nanti
, aku punya harapan yang sama , sama kamu ren , dia dateng “ Ucap randy lagi
“Ran…” ucap iren pelan
“ Minggu depan kita ngga perlu ke tempat tante raysha
untuk fitting baju “ Ucap randy , dan iren pun terkejut mendengar ucapan randy
kali ini .
“ Tapi aku tunggu kamu 2 minggu setelah acara reuni
SMA kamu di tempat tante raysha , pilihan ada di kamu sayang “ Ucap randy lagi
, iren pun tidak tau harus berekspresi seperti apa , lalu iren membuka pintu mobil randy dan
menutupnya lagi . Saat iren menunggu mobil randy untuk beranjak , tiba-tiba
randy membuka kaca mobilnya .
“ Iren , aku akan baik-baik aja kok kamu jangan
khawatir “ Ucap randy dan iren pun menjawab pelan sambil menatap sedih wajah
randy yang trelihat mulai menahan airmata di pelupuk matanya .
“ Maafin aku “ Jawab iren pelan , randy pun menutup
kaca mobil dan mulai melajukan mobilnya menjauhi rumah iren .
Saat
tau orang yang kita sayang dan cintai
ternyata masih mengharapkan masalalunya ? SAKIT
Ingin
marah rasanya dan berteriak , aku lebih mencintaimu dibandingkan dia! Tapi aku
tidak berhak . Cinta pertamanya mungkin meninggalkan bekas yang sulit untuk dia
lupakan , dan aku memang bukan cinta pertamanya , semoga saja aku yang akan
menjadi cinta terakhirnya meski mustahil rasanya .