Rabu, 29 Maret 2017

Ungkapan #5

Guess I should say thank you
For the "hate yous" and the tattoos
Oh baby, I'm cool by the way
Ain't sure I loved you anyway
Go 'head, babe, I'mma live my life, my life, yeah

Rasanya aku ingin meneriaki lirik yang di nyanyikan oleh Jade dan personil Little Mix di depan muka 'Mereka' ya 'Mereka' . Shout Out to My Ex milik Little Mix , semakin sering ku putar akhir-akhir ini , kamu tau? tetap masih bersama Starving milik Hailee .

Hay .. sempatkan lagi waktumu untuk membaca tulisanku yang tidak ada artinya untukmu ini ya .
Aku tidak menginginkan kamu meninggalkan kekasihmu , aku tidak memiliki fikiran sedikitpun tentang itu . Kamu juga perlu tahu bahwa aku sekarang bahagia dan menikmati hidupku dengan lika-liku nya sendiri , aku yakin kamu dan yang lainnya pun memiliki lika-liku sendiri , dan mengatasi dengan caranya sendiri .

Aku membuat ini hanya untuk memberitahumu , karma untukku sudah berhasil aku lewati .

Boleh ya aku menceritakan tentang 'Lelaki Brengsek' itu lagi ?

Dia menghubungiku lagi , bukan dia bukan datang untuk sekedar meminta maaf . Dia memberitahuku bahwa wanita itu sudah ada di hatinya sebelum kemunculan diriku lagi . 
Maybe akhir tahun 2015 hubungan mereka sudah terjalin , karna saat itu aku dan dia memang sedang tidak saling mengirimkan kabar , lebih tepatnya aku yang sengaja menghilang .
Aku kira dia datang lagi kepadaku karna sadar bahwa dia tidak bisa hidup tanpaku , ternyata saat dia datang lagi , hatinya sudah ada yang mengisi .
Dan dia bilang "Bukan salah dinda"

Ya , ini memang salah ku .

Aku hanya menjawab seperti itu , kamu tau ? , rasanya aku ingin sekali mengeluarkan kata-kata kasar yang sudah ada di ujung lidahku . Tapi lagi-lagi aku hanya bisa diam dan menyalahkan diri sendiri .

Aku harus berhenti menyalahkan diri sendiri , toh nyatanya perempuan itu sudah tau bahwa aku yang lebih dulu bersama dia , dan dia datang di saat hatinya kosong , saat aku pergi .

Rasanya tidak akan habis jika aku menuruti emosi ku dan rasa dendam yang aku miliki . Aku kini tidak menyimpan dendam untuknya dan perempuan itu . Biarlah tuhan mungkin menggariskan aku dalam perjalanan mereka , dan tuhan hanya menuliskan skenario nya sampai disini dalam melibatkanku dengan mereka , percayalah , aku berterimakasih pada skenario yang tuhan berikan ini . Karna selain aku merasakan rasa sakit lagi-lagi karna perselingkuhan , aku bersyukur karna tuhan tidak mengizinkan aku berlama-lama dengan orang jahat seperti mereka .

Oke ini terakhir aku membahas kisah yang akan kamu tertawakan!

Oh iya , akhir-akhir ini aku sangat ingin berpetualang , kamu pasti tau kan ini dari dulu , dan sampai saat ini orangtuaku belum mengizinkan aku pergi berhari-hari dari rumah hanya untuk bersenang-senang di pulau atau di tempat lainnya .

Ini sangat membuatku frustasi ......

Oh iya ada lagi , aku sekarang tidak terlalu merindukanmu dan juga tidak terlalu menginginkan kamu berada di dekatku , tapi aku masih ingin menceritakan hal-hal yang ingin harus kamu ketahui , mau atau tidak itu terserah , tapi aku akan terus menceritakannya disini , sampai kata "Kamu tidak harus tau lagi tentangku" datang di fikiranku .



Jumat, 24 Maret 2017

Ungkapan #4

*Mengambil nafas panjang* *Memesan kopi di supermarket sebrang* *kembali duduk di depan komputer*

Aku semakin bingung ingin menyapamu bagaimana , dan memulai tulisan ini lagi darimana .
Kemarin aku tau reaksimu saat teman-temanku dengan terang2an memberitahumu bahwa aku merindukanmu , reaksimu? Tidak menggubrisnya .

Reaksimu benar-benar menertawakanku bersama kekasih barumu , huh!
Kamu justru semakin menunjukan kepada dunia bahwa kamu telah mengambil langkah tepat untuk meninggalkanku , dan menjadikan wanita itu kekasihmu , kamu itu miliknya .

Entahlah akhir-akhir ini aku sangat menyukai lagu Starving milik Hailee Steinfeld , lirik dan nadanya menggambarkan kegembiraan , entahlah aku justru merasa sedih karna masih merindukanmu dan kamu tidak merindukanku . Hehe

Oh iya ceritaku kemarin sepertinya akan ku lanjutkan lagi sekarang, boleh ya aku lanjutkan , dan kamupun boleh menertawakan lagi tentang kisah ini , atau mengabaikan semua cerita ku ini dan lanjut memuja muji kekasihmu itu!

Wanita selingkuhan galih menghubungiku dan mengajakku untuk bertemu .
Entahlah , aku sama sekali tidak berniat menemuinya ataupun si lelaki brengsek itu .
Munafik kalau aku masih bilang bahwa Aku baik-baik saja .
Wanita itu ternyata egois , dia hanya memikirkan tentang nasibnya dan hatinya , sementara aku , meskipun jelas disini aku adalah yang paling tersakiti , aku masih berfikir positif bahwa wanita itu juga sama-sama korban .
Nyatanya???? Dia tau bahwa aku ada di genggaman galih saat itu , dan dia masih bersedia menjadi kekasih gelapnya . Dan sekarang dia mendadak muncul , setelah dia tau bahwa aku ternyata sudah mengetahui semua permainan mereka . Kamu tau apa yang dia lakukan ?
DIA SEOLAH MENJADI KORBAN .

Tadinya aku merasa duniaku mendadak sepi , mendadak hampa , mendadak bersambung .
Tapi pagi ini , aku melihat di berita televisi juga berita dari rekan-rekan mediaku bahwa ada salah satu ustadz yang sering muncul di televisi yang terbukti , berpoligami tanpa sepengetahuan istrinya .

Aku sendiri masih belum tau apakah itu nyata atau hanya gossip , tapi sejauh yang aku tau , dia dan istrinya sudah menikah selama 12 tahun dan sudah memiliki 2 orang anak (Kalau tidak salah) , dan dia berpoligami tanpa seizin istrinya (Aku menganggapnya dia berselingkuh) selama 7 tahun lamanya bahkan sudah memiliki 2 orang anak .

Lihat bukan , kisahku selama ini tidak ada apa-apanya di bandingkan istrinya . Aku amat geram mendengar berita ini , bukan mau mencampuri rumah tangga mereka atau bagaimana , berapa kali coba dia membohongi istri pertamanya ketika ingin bertemu selir nya? .

Yatuhan .... aku bersyukur karna kisahku jauh lebih baik daripada itu . Maaf , bukannya aku bersyukur atas musibah mereka , sama sekali tidak , semoga bisa terselesaikan dengan baik dan diberikan keikhlasan serta solusi terbaik dalam menghadapi masalah nya .

Kamu tau , aku selalu bersyukur atas masalah dan kegagalan kegagalan yang aku alami , karna aku berfikir tuhan telah menyelamatkanku sebelum aku terlampau jauh terbawa arus yang salah .

Aku hanya tidak ingin kembali ke masalalu , yang selalu menyelesaikan masalah hanya agar emosi ku terpuaskan . Aku menghadapi masalah , dengan memikirkan perasaan lawanku atau juga kondisi nya dariu berb agai sudut pandang , bahkan aku membiarkan hanya aku saja yang tersakiti , dan semoga aku bisa mengobatinya .

Doakan aku supaya bisa ikhlas ya , dalam menghadapi masalah yang berdatangan , dan juga ikhlas melepaskanmu hehe .

Aku selalu berusaha menjadi lebih baik dan lebih baik lagi .
Tuhan pasti memiliki skenario yang indah untuk para umatnya , hanya saja mungkin sekarang aku belum mendapatkan skenario itu .

Kamis, 23 Maret 2017

Ungkapan #3

Hai ... hari ini rasanya abstark
Aku sudah sampai di kantor setengah jam yang lalu , aku sholat dzuhur dulu , untung tidak telat .
Aku baru saja makan bakso dengan 2 temanku di tempat pertama kali kita makan bareng , kamu ingat? Kamu tiba2 mengajakku makan siang sepulang sekolah , padahal saat itu aku sedang sibuk2nya menjadi panitia MOS (Masa Orientasi Siswa) . Nanti akan ku perkenalkan kamu dengan mereka ya , oh iya mereka salah dua dari teman baruku , yang belum kamu kenal .

Sepertinya hari ini kamu sedikit terganggu ya , karna temanku yang mem-follow akunmu mengupdate banyak instastorry di snapgramnya dan meng-add akun milikmu , maaf dan semoga kekasihmu tidak melihatnya . Kamu boleh mengabaikan nya , tapi setidaknya kamu tau tentang aku yang masih merindukanmu . Di rindukan kembali olehmu atau tidak , itu hak mu .

Kamu tau hubunganku dengan sosok bernama Galih seperti apa? Lebih singkat di banding waktu aku berpacaran dengan kamu .

Aku kenal lelaki itu sejak kelas 1 SMA , berulang kali dekat dan menjauh dengan sendirinya seperti yang ku ceritakan , hubunganku dengan nya tidak sampai 1 Bulan .
Aku tau kamu sedang mengernyitkan alis sebelah kananmu dan mengumpat dalam hati "Lalu apa urusannya denganku?"

Dia selingkuh! Waktu kamu pertama kali mendekatiku apa kamu masih ingat? Kala itu aku baru saja putus dari mantan pacarku yang juga kamu kenal , karna dia menyelingkuhi dengan 4 wanita lainnya bukan?
Kamu pasti bertanya , "Masih aja bego?"

Jujur! Aku sama sekali tidak menyangka Galih akan berselingkuh dengan waktu secepat itu . Bahkan aku belum merasakan bermalam mingguan dengan status berpacaran dengan dia , kamu harus percaya , betapa menyedihkannya kisah ini hehe .

Namanya Dinda , bukan , bukan , bukan dinda teman sekelasku yang mendadak memusuhiku , aku bahkan tidak mengenal dinda yang ini .

Aku tidak mengambil langkah seperti yang lalu lalu saat tau Pacarku menyelingkuhi ku , kamu tau saat pertama kali aku mengetahui hal itu ? Yang aku lakukan adalah berpura-pura tidak mengetahuinya sama sekali .

Ingin rasanya aku datang ke kostan Galih saat tau dia sedang bersama Dinda (Selingkuhannya) , mungkin sudah jalan tuhan ya , entah darimana awalnya aku mengenal lelaki yang bersama dinda sebelum dia bertemu denganmu , lelaki itu adalah adik kelasku sendiri . Aku berinisiatif menelfonnya (Memakai telfon kantor hehe) .

Galih dan Dinda sudah dekat sejak Desember 2016 , padahal dinda masih berstatus pacar dari adik kelasku ini , alih-alih mencari informasi , aku justru menjadi tempat curhat adik kelasku ini , karna dinda berpaling darinya karna Galih . Huh!

Setelah aku tau bagaimana awal mulanya , aku ragu untuk marah kepada Dinda karna merebut pacarku .

Hari itu juga , aku mendadak malas untuk mengerjakan pekerjaan yang sedikit menumpuk . Kebetulan ternyata teman satu kantorku (Atasanku sih hehe) dia juga sedang sedikit Galau karna komputer miliknya yang eror . Gayung menyambut hehe akupun mengajaknya makan keluar , dan dia setuju . Kebetulan kita memang harus mengambil beberapa berkas du Klient , sungguh hari itu amat banyak Kebetulan .

Dasar wanita , aku dengan rekan kerjaku memilih untuk jalan-jalan ke salah satu mall sekedar merefresh fikiran hehe .

Seperti biasa , aku sudah menganggapnya kakak sekaligus sahabat , karna usianya yang memang terpaut jauh denganku , dia sudah memiliki suami dan 2 orang anak yang lucu-lucu . Aku banyak belajar darinya!

Aku tidak sengaja menceritakan tentang Galih dan Dinda kepadanya , karna dia yang memancingnya. Aku belum mengenalkan galih kepada siapapun bahkan Indah sahabatku . Indah sorry (Dia pasti memarahiku dan mengumpat serta menertawakanku setelah dia membaca ini) .

Rekan kerjaku ini menyarankan hal yang seharusnya dan tidak ku lakukan , aku menerima saran darinya .

Memang keras kepala .

Aku tetap mengambil langkahku sendiri . Saat itu aku masih berusaha baik-baik saja , bahkan saat aku menelfon Galih dan mengajaknya Video Call lewat Line , aku tau ada Dinda disana karna suaranya tak sengaja terdengar .

Setelah selesai Video Call dengannya , rasanya aku ingin berlari ke kostannya dan memergoki mereka , menampar galih , dan menyiram air keras ke arah mukanya !

Tidak , aku tidak melakukan itu .

Aku justru tidak menemuinya sama sekali , aku hanya mnegirimkan foto yang berisikan bukti bahwa aku mengetahui hubungan Galih dan Dinda , masih dengan memangilnya Sayang , galih sepertinya tidak terkejut . Bahkan dia tidak membaca pesan dariku sama sekali , brengsek!!!!

Tapi aku berfikir di lain sisi , Aku memang lebih dulu mengenal Galih ketimbang wanita itu , tapi apa aku yang benar-benar lebih dulu galih cintai? Awal pertemuanku dengan galih dan kali ini amat sangat berbeda bukan?

Aku wanita , tapi aku memilih membiarkan Wanita itu tidak mengetahui tentangku sama sekali (Kecuali mantan pacarnya dan si brengsek galih meberitahunya) . Saat ini aku memang patah hati , dan banyak sekali niat jahat yang akan ku lakukan kepada Galih dan selingkuhannya . Tapi , aku tidak melakukan apapun kecuali memaafkan mereka . Aku yakin tuhan tidak pernah salah mempertemukan seseorang dengan orang lainnya , hanya saja aku harus terima dengan skenario tuhan yang seperti ini , pedih!

Lagi-lagi aku yakin , suatu saat nanti Wanita itu akan merasakan patah hati dan berusaha mencariku untuk menceritakan tentang kebrengsekan yang galih lakukan kepada dia . Atau Galih yang akan mencariku dan menyesali perbuatannya seperti dulu .

Setelah aku menyelesaikan shalat isya ku malam itu , aku sedikit menyadari , apakah ini adalah salah satu karma dari yang kau rasakan dulu ?

Kalau iya , terimakasih , aku sangat banyak belajar dari karma yang menghampiriku .
Sekarang bisakah kamu menghubungiku hanya untuk berkata "Aku Memaafkanmu, berhentilah merindukanku"




Rabu, 22 Maret 2017

Ungkapan #2

Dear masalalu yang hanya sebentar , tapi sangat lama tersimpan dalam anganku . Sepertinya tak perlu lagi aku berbasa-basi menanyakan kabarmu , karna kulihat kau jauh lebih baik dengan kekasihmu saat ini . Aku bahagia sekaligus tersiksa melihatnya .

Boleh ku lanjutkan ceritaku ?
Kamu tidak perlu membacanya kalau tidak mau .
Atau kamu akan membacanya hanya sekedar penasaran , dan ingin mengumpat "Do you feel karma From me! HAHA" .
Huh..... 
Terimakasih , aku amat tersiksa akan "Pembalasan" atas apa yang ku lakukan padamu dulu , ternyata "Pembalasan" ini berkali-kali lipat menyakitkannya .
Kamu boleh memesan Pop Corn atau menyeduh kopi dulu , untuk membaca nya dan menertawakanku .
Aku Siap .
Tunggu , sampai aku menulis ini , keluarga ku masih sering meledekku dengan namamu juga kekasihmu yang kini bisa membahagiakanmu .

Aku bertemu lagi dengan laki-laki yang dulu juga sempat membuatku nyaman . Tidak , kamu salah , aku bertemu dengan dia jauh sebelum aku bertemu denganmu , lebih tepatnya ketika aku masih berstatus 'pacar' dengan pria brengsek yang kamu juga tau siapa dia .
Lelaki ini bernama Galih . 
Kamu tidak tau apapun tentang dia , karna aku tidak pernah menceritakannya .

2 Tahun setelah putus denganmu , aku bertemu lagi dengan dia , sebenarnya dia sempat menghubungiku lagi berulang kali , tapi berakhir dengan keputusanku yang mengabaikannya .
Dan tahun ini , aku resmi berpacaran dengan dia , selama bertahun-tahun mengenalnya lewat salah satu temanku , akhirnya aku dan dia membuat status 'Pacaran' .

Sebenarnya , bukan hanya dia lelaki yang berusaha mendekatiku , bukan bermaksud menyombongkan diri ya . Hehehe ...
Ada beberapa rekan atau istilahnya klient dari kantorku , bahkan kakak tingkat ku di kampus yang juga berusaha mendekatiku , tapi aku tidak tertarik .
Galih , namanya terlanjur terdengar oleh keluarga ku , keluargaku pun rasanya bahagia sepertinya melihatku dekat lagi dengan lelaki (Mereka bersyukur ternyata aku masih normal) .

Pria itu membuatku nyaman , sikapnya hangat , lembut , dan ku lihat sejak pertama kali mengenalnya dia memang sudah tertarik denganku sejak dulu (Sepertinya) .

Tunggu akan ku lanjutkan lagi cerita ini . Karna aku harus pergi ke bank dan sedikit mencuri waktu istirahat jam kerjaku untuk membawa suasana hatiku mood lagi .

Jujur saat ini suasana hatiku amat sangat kacau , mungkin karna aku kurang mendekatkan diri kepada yang maha kuasa , dan aku amat merindukanmu!

Selasa, 21 Maret 2017

Ungkapan #1

Hay masalalu yang sepertinya sangat nyaman di memoriku , mau sampai kapan ?
Aku sudah melihatmu bahagia , ya , pastinya lebih membahagiakan setelah kau lepas dariku kan , titip salam untuk kekasih baru mu .

Jadi teringat , dulu aku meninggalkanmu karna seseorang yang mengabaikanku , padahal jelas-jelas kamu yang selalu ada dan selalu membahagiakanku justu aku abaikan dengan seenaknya , sekarang aku sedang menikmati karma darimu mungkin .

Boleh ku ceritakan , kisah ku ribuan hari tanpa kehadiranmu , dan juga dia lelaki yang tak kunjung menunjukan batang hidungnya . Aku terlambat untuk sadar , bahwa 'dia' tidak mungkin datang menjemputku , benar katamu , hanya kamu yang selalu membuat bibirku tersenyum , hanya karna satu alasan , ya aku Bahagia bersamamu . Tapi aku terlambat menyadarinya .
Apakah kamu masih mau mendengarkan kata maaf dariku ?

Tidak , aku tidak akan merusak hubunganmu dengan wanita yang kini kau cintai , aku tidak akan hadir di kehidupan kalian untuk membuat wanitamu cemburu , aku hanya ingin memelukmu , untuk membalas pelukanmu dulu .

Setelah kuputuskan untuk menyudahi hubungan kita , sebetulnya ada yang sedikit keliru , kamu mengira aku memutuskan hubungan kita karna 'dia' lelaki yang setau kamu masih sangat ku tunggu? BUKAN! Kamu salah besar , dan memang aku pun salah yang tidak memberitahumu apa alasannya kala itu , bisa ku perjelas sekarang ? . Ya ... ya aku memang sangat terlambat , tapi yasudahlah toh aku hanya ingin memberitahumu , dan hal ini pun tidak akan merubah apapun sekarang bukan ? kita sudah memiliki dunia masing-masing sekarang , tapi izinkan aku untuk memberitahumu ya!

15 Januari 2015  , aku memutuskan untuk menyudai hubungan kita , aku melakukan itu bukan tanpa alasan , bukan , bukan juga karna dia . Aku memutuskanmu karna tidak bia menahan cemburu ketika mantan pacarmu masih menghubungimu , semoga kamu masih ingat ya .
Terlebih lagi , mantan pacarmu itu sangat dekat dengan temanku , ya , temanku yang juga kamu kenal . Aku terlalu munafik karna takut kehilanganmu , jadi aku berfikir untuk menyudahinya , sebelum aku jatuh terlalu dalam olehmu .

Dan setelah kejadian itu , aku berusaha untuk baik-baik saja . Kamu ingat ? kamu beberapa kali berusaha mendekatiku lagi , emang dasar hatiku yang terlalu batu sehingga tidak bisa melihat sisi ketulusanmu saat itu . Aku hanya terfokus pada rasa sakit hatiku dan rasa cemburuku . Maafkan aku ya .

Bukan sekali dua kali aku juga merindukanmu , tapi seriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiingggg sekali .
Kita sempat dekat lagi setelah setahun lamanya tidak berkabar , aku bahagia!

Aku merasakan lagi duduk di sepeda motormu dan memelukmu dari belakang , ah semua orangpun pernah merasakan ini hehe
Tapi kita berpisah lagi , harusnya aku tidak lagi menangisimu karna statusku hanyalah mantan kekasihmu .

Ku dengar kau kembali lagi ke kota yang sempit ini , ah bahagianya!
Aku terlalu yakin bahwa kau akan menghubungiki lagi , dan aku sudah menyiapkan banyak cerita untuk kau dengarkan .

Sampai akhirnya kita di pertemukan lagi dengan ketidaksengajaan yang tuhan atur , di tempat makan yang sudah sangat terkenal akan ayam crispy nya . Aku melihatmu duduk di kursi yang sering kita singgahi , aku lihat kau sedang mendengarkan cerita dan memegang tangan orang yang di depanmu itu .

Sepertinya kau sadar bahwa ada yang diam-diam memperhatikan 'kalian' , ya kau menemukan tatapan mataku , dan tersenyum ke arahku . Tidak , aku sudah terlanjur memalingkan tatapanku ke arah telpon genggamku , dan berpura-pura tidak melihatku . Aku tau , wanita yang ada di depanmu bertanya tentang apa yang baru saja kau lihat , hingga sedikit mengabaikan ceritanya .

Aku sengaja berpura-pura tidak melihatmu , karna tidak ingin membuat kekasihmu itu tau kalau aku adalah mantan pacarmu , yang masih mencintaimu .
Aku tidak ingin menyakiti hatinya , meskipun aku tau kamu juga tidak akan menyakitinya hanya untuk wanita tolol sepertiku .

Aku akan kembali , menceritakan kelanjutan kisahku tanpamu , dan aku bersama lelaki yang tidak hanya mencintaiku .