Senin, 19 Desember 2016

YOU #2

Andrea Marcel , yang ternyata masih ada foto lelaki ini di dalam dompet milik Ayla , perempuan yang entah kekasihnya atau bukan semasa Sekolah Menengah Atas .
Kisah asmara wanita berusia 21 tahun ini , tidak seindah yang biasa di ceritakan anak-anak seusianya . Bertemu , Jatuh Cinta , Putus Cinta dan semacamnya . Hari ini adalah hari yang sudah lama dia tunggu . Ya , bertemu Marcel , lelaki yang dia harapkan berada di sisinya selamanya .

" Dari tadi? Maaf ya agak lama " Ucap lelaki berkaos biru dongker itu , ayla tersenyum menyambut kedatangan lelaki ini , meskipun sudah 2 jam lebih dia menunggu di Shoot Trop , salah satu cafe yang berada di bukit .

" Ada apa? " tanya ayla , sebenarnya yang ingin dia ucapkan adalah Sudah biasa kok .
" Ayla , saya minta maaf karna sempat menghilang . Bisa kita mulai dari awal lagi? saya rindu kamu" Ucap Marcel sambil meraih tangan wanita yanga da di depannya . Ayla memang mengharapkan marcell seperti ini , menatap matanya dan menggenggam tangannya .
" Sebenernya saya ini siapa kamu? " Tanya ayla dengan membiarkan marcell masih menggenggam tangannya .
" Dari 4 tahun yang lalu , kamu selalu sayang kan sama saya? Dan kalaupun saya ngga punya perasaan apa-apa sama kamu , saya ngga akan bertahan sampai di titik ini " Kata ayla , yang merasa matanya mulai pedih .
" Kenapa saya ngga bisa mengekspresikan sama siapapun kalau saya hatuh cinta , kalau saya patah hati , dengan siapa saya makan malam , dengan siapa saya liburan , dengan siapa saya nonton film , Saya bukan perusak hubungan orang marcell , kenapa saya harus terus sembunyi-sembunyi kaya gini sih?" Kata ayla lagi .
" Kamu kan tau ay , kalo aku ngga suka di ekspos , ini bukan pertama kalinya kita bahas permasalahan ini kan? " Jawab marcell
" Iya , ini bukan pertama kalinya saya permasalahin ini , tapi ini pertama kalinya saya keberatan dengan jawaban kamu" kata ayla .

Marcel menatap mata ayla dengan melemah dan melepaskan genggaman tangannya . Marcel mencoba untuk meredakan suasana dengan menyantap makanan dan minuman yang ada di meja mereka , dan mengalihkan tatapannya melihat pemandangan di sekitarnya .

" Eh iya , di atas kayanya di buka deh , kesana yuk katanya juga ada ayunan nya gitu loh ay" Kata Marcel sambil berdiri mengajak ayla .
" Kamu mau saya lempar dari atas sana maksudnya? " kata Ayla lalu ditaruhnya sedok dan garpunya dengan kencang , hingga membuat suara . Dan marcel pun duduk lagi di kursinya .

" Marcel udah ya , ngga usah kamu takut saya sakit hati atau apalah , dengan cara kamu kaya gini terus , itu udah nyakitin saya , nyakitin banget dari setahun yang lalu atau bahkan dari awal kita ketemu . Jadi sekarang saya ini siapa kamu? " Kata ayla  , tapi lelaki yang di ajak bicara olehnya masih terdiam .

"Kalau kamu aja gak bisa jawab apa status kita , emang gak seharusnya kita mulai dari awal " kata ayla

" Tapi saya sayang sama kamu " Kata marcel 
" Kamu liat orang-orang disini? mereka juga bisa kalau cuma ngomong kaya gitu " kata ayla
" Tolong biarin saya pergi , saya seharusnya udah pergi dari tahun-tahun menyedihkan kemarin , tapi saya terlalu bego karna masih bertahan " Kata ayla , yang dia inginkan bukan hanya marcel menahannya pergi saat itu . Tapi marcel yang mengalah dan menjelaskan apa maksudnya menyembunyikan ayal bertahun-tahun , dan sering menghilang ketika di butuhkan , melarang ayla menghiraukan beberapa pria yang berusaha mendekatinya . Tapi yang terjadi adalah ...

" Andreee ... " panggil wanita yang baru saja datang , lalu berlari ke arah marcel dan memeluknya , hebatnya lagi , marcel membalas pelukan dari wanita itu . 
Dan ayla , semakin mempercepat langkah kakinya untuk pergi .


Selasa, 13 Desember 2016

YOU #1

You said you'd never lie again

You said this time would be so right

But then I found you were lying there by her side

You.. 

You turn my whole life so blue

Drowning me so deep, I just can't reach myself again

You.. 
Successfully tore my heart

Now it's only pieces

Nothing left but pieces of you




'You' by Ten2Five masih terus di putarkan oleh Ayla , perempuan berusia 19 tahun itu turun dari Taxi lalu seperti biasa langsung menuju ke kelasnya .

" Guys ,,, jangan lupa ya sabtu ini kita UAS , khusus mata kuliah bu nini ngga ada susulan" Kata salah satu temannya yang memakai Jilbab berwarna merah
" Yang kerja gimana ta ?" tanya lelaki yang duduk di belakangnya
" Resign aja dulu " Jawab wanita yang duduk di samping ayla , lalu di sambut tawa oleh anak-anak yang lain .

Malam ini rasanya tidak ada yang spesial untuk ayla , begitu juga malam kemarin , atau bulan yang lalu , bahkan tahun lalu semuanya sama , tidak ada cerita yang begitu spesial lagi . Apa yang lebih menyakitkan dari menunggu orang yang di cinta selama bertahun-tahun , kemudian 'dia' datang hanya untuk meminta kamu meninggalkannya .


Minggu, 11 Desember 2016

Homeless!!!

We got a love that is homeless!!!

Hati ini terasa kososng dan hampa 
Orang lain yang melihat hanya bisa menaikkan alisnya sambil menatap meremehkan
Mereka hanya bisa mengira-ngira bahkan tak sedikit yang menghujat, mencaci dan meneriaku
"Perusak Hubungan Orang"
Aku mulai terbiasa dengan cemoohan seperti itu 
yang aku lakukan hanya 'Tertawa' 

Tidak , bukan berarti aku menikmati lontaran kata seperti itu
Aku tersiksa sungguh , tapi aku tidak ingin terlalu memikirkan hal tidak penting seperti itu
Yang aku alami sebenarnya , justru lebih menyengsarakan ketimbang sindiran mereka
Aku yang di tinggalkan , aku yang di abaikan , aku yang sengsara!

Sosok lelaki di masalalu datang menghampiriku
Meminta maaf karna pernah menyakitiku , tak masalah aku tidak terlalu memikirkannya
Tapi lelaki itu bukan 'Dia' yang aku harapkan
Mungkin dulu sekali aku pernah berharap lelaki ini datang lagi
Tapi rasanya sekarang sudah terlambat untuk meminta maaf
Aku sudah terlalu mati rasa

Apakah rasa ini akan sama , ketika 'Dia' yang aku harapkan datang menemuiku
Dengan segala harapan dia akan berbicara kepada dunia bahwa "Aku Miliknya"
Aku sangat menanti hari itu