Andrea Marcel , yang ternyata masih ada foto lelaki ini di dalam dompet milik Ayla , perempuan yang entah kekasihnya atau bukan semasa Sekolah Menengah Atas .
Kisah asmara wanita berusia 21 tahun ini , tidak seindah yang biasa di ceritakan anak-anak seusianya . Bertemu , Jatuh Cinta , Putus Cinta dan semacamnya . Hari ini adalah hari yang sudah lama dia tunggu . Ya , bertemu Marcel , lelaki yang dia harapkan berada di sisinya selamanya .
" Dari tadi? Maaf ya agak lama " Ucap lelaki berkaos biru dongker itu , ayla tersenyum menyambut kedatangan lelaki ini , meskipun sudah 2 jam lebih dia menunggu di Shoot Trop , salah satu cafe yang berada di bukit .
" Ada apa? " tanya ayla , sebenarnya yang ingin dia ucapkan adalah Sudah biasa kok .
" Ayla , saya minta maaf karna sempat menghilang . Bisa kita mulai dari awal lagi? saya rindu kamu" Ucap Marcel sambil meraih tangan wanita yanga da di depannya . Ayla memang mengharapkan marcell seperti ini , menatap matanya dan menggenggam tangannya .
" Sebenernya saya ini siapa kamu? " Tanya ayla dengan membiarkan marcell masih menggenggam tangannya .
" Dari 4 tahun yang lalu , kamu selalu sayang kan sama saya? Dan kalaupun saya ngga punya perasaan apa-apa sama kamu , saya ngga akan bertahan sampai di titik ini " Kata ayla , yang merasa matanya mulai pedih .
" Kenapa saya ngga bisa mengekspresikan sama siapapun kalau saya hatuh cinta , kalau saya patah hati , dengan siapa saya makan malam , dengan siapa saya liburan , dengan siapa saya nonton film , Saya bukan perusak hubungan orang marcell , kenapa saya harus terus sembunyi-sembunyi kaya gini sih?" Kata ayla lagi .
" Kamu kan tau ay , kalo aku ngga suka di ekspos , ini bukan pertama kalinya kita bahas permasalahan ini kan? " Jawab marcell
" Iya , ini bukan pertama kalinya saya permasalahin ini , tapi ini pertama kalinya saya keberatan dengan jawaban kamu" kata ayla .
Marcel menatap mata ayla dengan melemah dan melepaskan genggaman tangannya . Marcel mencoba untuk meredakan suasana dengan menyantap makanan dan minuman yang ada di meja mereka , dan mengalihkan tatapannya melihat pemandangan di sekitarnya .
" Eh iya , di atas kayanya di buka deh , kesana yuk katanya juga ada ayunan nya gitu loh ay" Kata Marcel sambil berdiri mengajak ayla .
" Kamu mau saya lempar dari atas sana maksudnya? " kata Ayla lalu ditaruhnya sedok dan garpunya dengan kencang , hingga membuat suara . Dan marcel pun duduk lagi di kursinya .
" Marcel udah ya , ngga usah kamu takut saya sakit hati atau apalah , dengan cara kamu kaya gini terus , itu udah nyakitin saya , nyakitin banget dari setahun yang lalu atau bahkan dari awal kita ketemu . Jadi sekarang saya ini siapa kamu? " Kata ayla , tapi lelaki yang di ajak bicara olehnya masih terdiam .
"Kalau kamu aja gak bisa jawab apa status kita , emang gak seharusnya kita mulai dari awal " kata ayla
" Tapi saya sayang sama kamu " Kata marcel
" Kamu liat orang-orang disini? mereka juga bisa kalau cuma ngomong kaya gitu " kata ayla
" Tolong biarin saya pergi , saya seharusnya udah pergi dari tahun-tahun menyedihkan kemarin , tapi saya terlalu bego karna masih bertahan " Kata ayla , yang dia inginkan bukan hanya marcel menahannya pergi saat itu . Tapi marcel yang mengalah dan menjelaskan apa maksudnya menyembunyikan ayal bertahun-tahun , dan sering menghilang ketika di butuhkan , melarang ayla menghiraukan beberapa pria yang berusaha mendekatinya . Tapi yang terjadi adalah ...
" Andreee ... " panggil wanita yang baru saja datang , lalu berlari ke arah marcel dan memeluknya , hebatnya lagi , marcel membalas pelukan dari wanita itu .
Dan ayla , semakin mempercepat langkah kakinya untuk pergi .


