Hati ini terasa kososng dan hampa
Orang lain yang melihat hanya bisa menaikkan alisnya sambil menatap meremehkan
Mereka hanya bisa mengira-ngira bahkan tak sedikit yang menghujat, mencaci dan meneriaku
"Perusak Hubungan Orang"
Aku mulai terbiasa dengan cemoohan seperti itu
yang aku lakukan hanya 'Tertawa'
Tidak , bukan berarti aku menikmati lontaran kata seperti itu
Aku tersiksa sungguh , tapi aku tidak ingin terlalu memikirkan hal tidak penting seperti itu
Yang aku alami sebenarnya , justru lebih menyengsarakan ketimbang sindiran mereka
Aku yang di tinggalkan , aku yang di abaikan , aku yang sengsara!
Sosok lelaki di masalalu datang menghampiriku
Meminta maaf karna pernah menyakitiku , tak masalah aku tidak terlalu memikirkannya
Tapi lelaki itu bukan 'Dia' yang aku harapkan
Mungkin dulu sekali aku pernah berharap lelaki ini datang lagi
Tapi rasanya sekarang sudah terlambat untuk meminta maaf
Aku sudah terlalu mati rasa
Apakah rasa ini akan sama , ketika 'Dia' yang aku harapkan datang menemuiku
Dengan segala harapan dia akan berbicara kepada dunia bahwa "Aku Miliknya"
Aku sangat menanti hari itu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar