Pertemuan pertama kali adalah di kantin sekolah , saat kita berebut es teh dengan siswa siswi yang lainnya.
Terasa ada yang berbeda dan seolah menyentuh hati ini saat kau mendadak mundur satu langkah dari padatnya kerumunan pelajar kehausan ini . Kau seolah mengalah dan memberiku satu langkah lebih maju sampai akhirnya aku lebih dulu mendapat es yang sangat laris itu di sekolah .
Ternyata pertemuan kita tak berhenti di situ saat aku tak bisa melupakan tatapan matamu di siang kemarin, pagi ini ternyata kita bertemu lagi di perpustakan. Di situ kau mulai tersenyum dan duduk di sampingku begitupun aku saat melihatmu . Entah siapa yang memulai hubungan kami berlanjut melalui perbincangan akrab di sms , dia sering menelfon jika aku tidak membalas pesan singkatnya atau aku mulai tidak membalas sama sekali . Melalui perbincangan di telfon dan sms yang semakin lama kau bukan hanya menanyakan "hal-hal yang biasa" di situ aku mulai merasa takut , merasa takut akan kehilangan dirimu . Merasa takut kau tidak akan menelfon dan meng-Sms ku lagi . Aku mulai mencari tahu tentangmu melalui Facebook dan twitter mu dan aku mulai meminta pertemanan denganmu di sosial media itu .
Seminggu,dua minggu , bahkan tiga bulan "gue dan lo" kini menjadi "aku dan kamu" . Mungkin ini awal yang bagus saat aku memilih dan berhasil masuk di SMA ini , kakak kelas kini sering menjahiliku dengan sebutan namamu . Bahkan kau sering mengajakku untuk ke kantin bersama dan tak jarang aku mulai mengeluhkan dan menceritakan setiap hari-hari yang telah ku lewati begitupun juga yang kau lakukan padaku terlebih lagi kita tak sengaja bertemu saat di acara pesta ulangtahun pacar sahabatku dan disitu kau mulai menggandeng tanganku bahkan kau juga yang mengantarku pulang pada malam itu sungguh aku sangat bahagia.
Suatu ketika kau mendadak datang menemuiku dengan membawa 1 botol air mineral dan sebuah handuk berwarna hijau yang bergambarkan kucing , jujur aku sangat terkejut sekaligus bahagia . Kau datang di jam pelajaran olahraga ku saat aku baru selesai melakukan tes lari , karna hal itu yang membuat aku sangat semangat untuk mengikuti jam olahraga di hari berikutnya . Kau mulai rajin menyapaku di manapun , kau mulai mengajakku jalan ke tempat yang ingin kau kunjungi . Entah apa ini yang di namakan jatuh cinta saat aku mulai menghawatirkan mu , saat aku menunggu kau mengirim pesan singkat , saat aku bertemu dan melihatmu tersenyum ke arah ku , saat aku mendengar kau memanggilku dengan sebutan lain , saat aku dan kamu bisa tertawa dan menertawakan hal yang sama . Saat kamu bilang bahwa kamu akan serius denganku apabila aku juga serius denganmu .