Aku sudah sampai di kantor setengah jam yang lalu , aku sholat dzuhur dulu , untung tidak telat .
Aku baru saja makan bakso dengan 2 temanku di tempat pertama kali kita makan bareng , kamu ingat? Kamu tiba2 mengajakku makan siang sepulang sekolah , padahal saat itu aku sedang sibuk2nya menjadi panitia MOS (Masa Orientasi Siswa) . Nanti akan ku perkenalkan kamu dengan mereka ya , oh iya mereka salah dua dari teman baruku , yang belum kamu kenal .
Sepertinya hari ini kamu sedikit terganggu ya , karna temanku yang mem-follow akunmu mengupdate banyak instastorry di snapgramnya dan meng-add akun milikmu , maaf dan semoga kekasihmu tidak melihatnya . Kamu boleh mengabaikan nya , tapi setidaknya kamu tau tentang aku yang masih merindukanmu . Di rindukan kembali olehmu atau tidak , itu hak mu .
Kamu tau hubunganku dengan sosok bernama Galih seperti apa? Lebih singkat di banding waktu aku berpacaran dengan kamu .
Aku kenal lelaki itu sejak kelas 1 SMA , berulang kali dekat dan menjauh dengan sendirinya seperti yang ku ceritakan , hubunganku dengan nya tidak sampai 1 Bulan .
Aku tau kamu sedang mengernyitkan alis sebelah kananmu dan mengumpat dalam hati "Lalu apa urusannya denganku?"
Dia selingkuh! Waktu kamu pertama kali mendekatiku apa kamu masih ingat? Kala itu aku baru saja putus dari mantan pacarku yang juga kamu kenal , karna dia menyelingkuhi dengan 4 wanita lainnya bukan?
Kamu pasti bertanya , "Masih aja bego?"
Jujur! Aku sama sekali tidak menyangka Galih akan berselingkuh dengan waktu secepat itu . Bahkan aku belum merasakan bermalam mingguan dengan status berpacaran dengan dia , kamu harus percaya , betapa menyedihkannya kisah ini hehe .
Namanya Dinda , bukan , bukan , bukan dinda teman sekelasku yang mendadak memusuhiku , aku bahkan tidak mengenal dinda yang ini .
Aku tidak mengambil langkah seperti yang lalu lalu saat tau Pacarku menyelingkuhi ku , kamu tau saat pertama kali aku mengetahui hal itu ? Yang aku lakukan adalah berpura-pura tidak mengetahuinya sama sekali .
Ingin rasanya aku datang ke kostan Galih saat tau dia sedang bersama Dinda (Selingkuhannya) , mungkin sudah jalan tuhan ya , entah darimana awalnya aku mengenal lelaki yang bersama dinda sebelum dia bertemu denganmu , lelaki itu adalah adik kelasku sendiri . Aku berinisiatif menelfonnya (Memakai telfon kantor hehe) .
Galih dan Dinda sudah dekat sejak Desember 2016 , padahal dinda masih berstatus pacar dari adik kelasku ini , alih-alih mencari informasi , aku justru menjadi tempat curhat adik kelasku ini , karna dinda berpaling darinya karna Galih . Huh!
Setelah aku tau bagaimana awal mulanya , aku ragu untuk marah kepada Dinda karna merebut pacarku .
Hari itu juga , aku mendadak malas untuk mengerjakan pekerjaan yang sedikit menumpuk . Kebetulan ternyata teman satu kantorku (Atasanku sih hehe) dia juga sedang sedikit Galau karna komputer miliknya yang eror . Gayung menyambut hehe akupun mengajaknya makan keluar , dan dia setuju . Kebetulan kita memang harus mengambil beberapa berkas du Klient , sungguh hari itu amat banyak Kebetulan .
Dasar wanita , aku dengan rekan kerjaku memilih untuk jalan-jalan ke salah satu mall sekedar merefresh fikiran hehe .
Seperti biasa , aku sudah menganggapnya kakak sekaligus sahabat , karna usianya yang memang terpaut jauh denganku , dia sudah memiliki suami dan 2 orang anak yang lucu-lucu . Aku banyak belajar darinya!
Aku tidak sengaja menceritakan tentang Galih dan Dinda kepadanya , karna dia yang memancingnya. Aku belum mengenalkan galih kepada siapapun bahkan Indah sahabatku . Indah sorry (Dia pasti memarahiku dan mengumpat serta menertawakanku setelah dia membaca ini) .
Rekan kerjaku ini menyarankan hal yang seharusnya dan tidak ku lakukan , aku menerima saran darinya .
Memang keras kepala .
Aku tetap mengambil langkahku sendiri . Saat itu aku masih berusaha baik-baik saja , bahkan saat aku menelfon Galih dan mengajaknya Video Call lewat Line , aku tau ada Dinda disana karna suaranya tak sengaja terdengar .
Setelah selesai Video Call dengannya , rasanya aku ingin berlari ke kostannya dan memergoki mereka , menampar galih , dan menyiram air keras ke arah mukanya !
Tidak , aku tidak melakukan itu .
Aku justru tidak menemuinya sama sekali , aku hanya mnegirimkan foto yang berisikan bukti bahwa aku mengetahui hubungan Galih dan Dinda , masih dengan memangilnya Sayang , galih sepertinya tidak terkejut . Bahkan dia tidak membaca pesan dariku sama sekali , brengsek!!!!
Tapi aku berfikir di lain sisi , Aku memang lebih dulu mengenal Galih ketimbang wanita itu , tapi apa aku yang benar-benar lebih dulu galih cintai? Awal pertemuanku dengan galih dan kali ini amat sangat berbeda bukan?
Aku wanita , tapi aku memilih membiarkan Wanita itu tidak mengetahui tentangku sama sekali (Kecuali mantan pacarnya dan si brengsek galih meberitahunya) . Saat ini aku memang patah hati , dan banyak sekali niat jahat yang akan ku lakukan kepada Galih dan selingkuhannya . Tapi , aku tidak melakukan apapun kecuali memaafkan mereka . Aku yakin tuhan tidak pernah salah mempertemukan seseorang dengan orang lainnya , hanya saja aku harus terima dengan skenario tuhan yang seperti ini , pedih!
Lagi-lagi aku yakin , suatu saat nanti Wanita itu akan merasakan patah hati dan berusaha mencariku untuk menceritakan tentang kebrengsekan yang galih lakukan kepada dia . Atau Galih yang akan mencariku dan menyesali perbuatannya seperti dulu .
Setelah aku menyelesaikan shalat isya ku malam itu , aku sedikit menyadari , apakah ini adalah salah satu karma dari yang kau rasakan dulu ?
Kalau iya , terimakasih , aku sangat banyak belajar dari karma yang menghampiriku .
Sekarang bisakah kamu menghubungiku hanya untuk berkata "Aku Memaafkanmu, berhentilah merindukanku"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar