Boleh ku lanjutkan ceritaku ?
Kamu tidak perlu membacanya kalau tidak mau .
Atau kamu akan membacanya hanya sekedar penasaran , dan ingin mengumpat "Do you feel karma From me! HAHA" .
Huh.....
Terimakasih , aku amat tersiksa akan "Pembalasan" atas apa yang ku lakukan padamu dulu , ternyata "Pembalasan" ini berkali-kali lipat menyakitkannya .
Kamu boleh memesan Pop Corn atau menyeduh kopi dulu , untuk membaca nya dan menertawakanku .
Aku Siap .
Tunggu , sampai aku menulis ini , keluarga ku masih sering meledekku dengan namamu juga kekasihmu yang kini bisa membahagiakanmu .
Aku bertemu lagi dengan laki-laki yang dulu juga sempat membuatku nyaman . Tidak , kamu salah , aku bertemu dengan dia jauh sebelum aku bertemu denganmu , lebih tepatnya ketika aku masih berstatus 'pacar' dengan pria brengsek yang kamu juga tau siapa dia .
Lelaki ini bernama Galih .
Kamu tidak tau apapun tentang dia , karna aku tidak pernah menceritakannya .
2 Tahun setelah putus denganmu , aku bertemu lagi dengan dia , sebenarnya dia sempat menghubungiku lagi berulang kali , tapi berakhir dengan keputusanku yang mengabaikannya .
Dan tahun ini , aku resmi berpacaran dengan dia , selama bertahun-tahun mengenalnya lewat salah satu temanku , akhirnya aku dan dia membuat status 'Pacaran' .
Sebenarnya , bukan hanya dia lelaki yang berusaha mendekatiku , bukan bermaksud menyombongkan diri ya . Hehehe ...
Ada beberapa rekan atau istilahnya klient dari kantorku , bahkan kakak tingkat ku di kampus yang juga berusaha mendekatiku , tapi aku tidak tertarik .
Galih , namanya terlanjur terdengar oleh keluarga ku , keluargaku pun rasanya bahagia sepertinya melihatku dekat lagi dengan lelaki (Mereka bersyukur ternyata aku masih normal) .
Pria itu membuatku nyaman , sikapnya hangat , lembut , dan ku lihat sejak pertama kali mengenalnya dia memang sudah tertarik denganku sejak dulu (Sepertinya) .
Tunggu akan ku lanjutkan lagi cerita ini . Karna aku harus pergi ke bank dan sedikit mencuri waktu istirahat jam kerjaku untuk membawa suasana hatiku mood lagi .
Jujur saat ini suasana hatiku amat sangat kacau , mungkin karna aku kurang mendekatkan diri kepada yang maha kuasa , dan aku amat merindukanmu!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar