Rabu, 07 September 2016

Ya, Aku Mencintaimu #6

Adit membawa iren ke pantai , mengajak iren tanpa persetujuannya lagi . Muncul tiba-tiba dan mengatur segala perjalanan mereka beberapa jam yang lalu . Adit memesankan iren es kelapa muda dan mengajaknya duduk di saung tepi pantai yang ternyata sudah di pesan adit terlebih dahulu . Harusnya ini menjadi hal yang romantic . Menikmati usapan angina pantai , mendengarkan deburan ombak yang sangat khas .

Hal ini seharusnya terjadi beberapa tahun yang lalu , hal ini seharusnya terjadi saat iren merasa sendiri , sepi , dan menanti adit yang sama sekali tidak meninggalkan kabar .
     “ Aku tau kamu masih sangat mencintaiku , iya kan ren ? “ Ucap adit sambil memegang jemari iren . Iren tidak menjawab , iren melepaskan genggaman adit lalu iren berjalan menuju pantai .
     “ Iren …” Panggil adit , iren hanya menoleh ke arahnya sambil tersenyum , lalu melanjutkan langkah kakinya sambil menyapu pelan pasir pantai yang ia pijakkan sekarang .
    “ Saya sangat rindu sama kamu dit “ ucap iren
    “ Kemana aja kamu selama ini ? ada banyak hal yang mau saya Tanya ke kamu” lanjut iren
    “ Semua pertanyaan kamu udah saya jawab kan? Malam itu kamu lupa? “ kata adit , iren menghentikan langkahnya dan mulai menghadap kepada lelaki yang dari tadi di belakangnya ini
    “ Aku sangat mencintai kamu ren … “ Kata adit

    “ Pergi kemana kamu selama ini ? kamu ngga tau kan gimana tersiksanya saya waktu kamu ninggalin saya gitu aja , tanpa pesan , tanpa saya tau kamu kemana dan gimana kabar kamu , dan gimana dengan kita ? “ kata iren

    “ Kamu ngilang bertahun-tahun , bahkan saya ngga tau kamu masih hidup atau engga . Dengan begonya saya masih anggap kalo kamu masih mencintai saya “  lanjut iren
    “ Aku memang masih mencintai kamu , sampai detik ini “ jawab adit meyakinkan iren
    “ Lalu siapa perempuan yang jadi profile picture instagram kamu ? dia siapa? “ Tanya iren
Namun adit hanya terdiam ….

    “ Kamu pergi ninggalin saya , dan kamu datang bawa perempuan itu di ulangtahun temen kamu , kamu ngga tau kan kalau saya da di sana juga! Apa kamu tau itu!!!! “ kata iren , sementara adit mencoba mengingat apa yang iren maksud .
    “ Tanpa kamu jelasin siapa wanita itu , saya udah tau . Dan tenang aja itu semua gak masalah bagi saya sekarang “ kata iren menghapus airmatanya
    “ Saya minta maaf .. saya mencintai kamu “ kata adit memeluk iren , iren langsung segera melepaskan pelukan adit
    “ Saya udah maafin kamu sebelum hari pertemuan kita “ kata iren , tiba-tiba telfon genggam iren berbunyi , randy menelfon iren .
    “ Kamu liat ini ? “ Tanya iren sambil memperlihatkan panggilan masuk yang ada di telfon genggamnya
    “ Dia lelaki yang menyelamatkan saya , dari rasa sepi yang kamu tinggalkan , dari rasa sakit yang kamu kasih . Dia ngubah itu semua jadi kebahagiaan yang gak pernah saya bayangin sebelumnya “ Kata iren
    “ Apa ini tandanya saya udah terlambat untuk memperbaiki semuanya ?” tany adit dan iren pun tersenyum .

    “ Terlambat atau engganya kamu datang , saya ngga akan mungkin milih kamu , seseorang yang hanya meninggalkan saya pada teka-teki yang jawabannya hanya kamu yang tau “ ucap iren
    “ Lelaki ini , bukan sosok yang sama seperti kamu , dan saya tidak mencintai dia seperti saya mencintai kamu , tapi saya mencintai dia lebih dari apa yang saya pernah perjuangkan untuk kamu “ Ucap iren , lalu berjalan menjauhi adit , ternyata dit mengejarnya lalu memeluknya
    “ Titipkan salam saya untuk dia “ bisik adit .


Iren pergi meninggalkan adit . Iren sangat khawatir bila ternyata randy membatalkan pernikahan mereka . Iren tau betul , dia sudah sangat menyakiti hati randy .  Tuhan.. maafkan atas kebodohanku demi masalaluku ini ..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar