Selasa, 27 September 2016

Pembohong Yang Sangat Kunanti #2

Saat kau melepaskan genggaman mu di Rumah hantu yang lalu
Aku tidak tau harus pergi kemana
Aku berdiam diri dalam rasa ketakutan akan gelap
Suasana yang sangat aku hindari , namun kau mengajakku kesana dan meninggalkanku

Betapa bodohnya aku
Saat berfikir kau akan kembali dan menyelamatkanku
Aku berfikir kau hanya bercanda saat meninggalkanku dalam segala ketakutan
Tapi ternyata , kau tidak kembali

Aku berhasil , aku berhasil keluar dari tempat menakutkan itu
Dengan wajah percaya diri
Aku berfikir bisa bertemu denganmu di pintu keluar
Tapi , aku tidak melihat batang hidungmu disana

Aku rasa , ini mimpi terburuk yang pernah aku alami


Rabu, 07 September 2016

Apa Aku Tidak Baik?

Aku tidak mungkin mencintainya kalau aku masih disini
Masih menunggunya , menunga dalam ketidak jelasan 
Aku tau dia mencintaiku , tapi apa seperti ini caranya
Aku pernah berfikir untuk menghilangkannya dari hatiku
Dan memilih dengan pria lain 

Tapi kemudian dia datang memberitahuku tentang pria yang sedang dekat denganku
Dia bilang  "Pria itu tidak baik untukmu" 
Aku hanya tersenyum kecil lalu mengabaikan pesan darinya
Apa kabar dengan dia , yang menganggapku seolah tidak ada 

Pria yang kini dekat denganku bukan pria baru
Dia sosok teman lamaku di masalalu
Dan aku tidak tau bahwa dia memiliki rasa untukku sejak lama
Kebodohanku hanya tidak bisa membuka hatiku untuk oranglain

Sekarang aku membuka hatiku untuk 'Pria' ini
Dia membuatku merasa dibutuhkan , dia membuatku merasa dicari
Dan dia membuatku merasa untuk tersenyum
Tapi , tiba-tiba saja temanku di media sosial memasang foto bersama 'Pria' ini
Dan , 'Pria' ini hanya meminta maaf kepadaku
Dengan alasan 'Pria' ini merasa tak pantas untuk bersamaku

Satu pertanyaanku 
" Apa wanita itu lebih baik dariku? "


Apa Ini Adil ?

Rasanya aku ingin berhenti ..
Menyudahi semua drama ini , drama yang sama-sama kita buat
Drama yang menurutmu akan happy ending untuk kita
Tapi kenyataannya , detik ini aku terlihat sebagai orang yang paling bersalah

Dulu , kau bilang kau hanya pergi untuk meluruskan semua yang sudah terjadi
Sekarang , kamu datang dan tetap saja menyembunyikanku
Bukan aku yang menyakiti , tapi aku yang disakiti
Kamu ingat apa tentang aku?

Aku tidak mempermasalahkan selama apa aku akan menunggumu
Aku juga tidak masalah terus menerus kau sembunyikan seperti ini
Aku hanya ingin status!!!!!!!
Kau bermain curang , aku harus diam ketika ada yang bertanya sendirikah aku ?
Sementara kau bebas bermain dengan semua wanita yang sering duduk di jok belakang motormu!
Dan aku , selalu mendapat panggilan telfon berisi emosimu
Ketika kamu mendapatkan aku bersama laki-laki lain

Apa hanya kau yang boleh merasakan bahagia atas perhatian dan ucapan sayang

dari orang lain?

Ya , Aku Mencintaimu #6


     “Jadi , gaun mana yang menurut kamu cocok untuk aku pakai nanti ? “ Ucap seorang wanita tiba-tiba saat lelaki yang memakai kaos hitam polos itu duduk sambil menikmati kopinya yang ternya sudah gelas ke 3 itu . Dengan wajah bahagia , lelaki itu menatap perempuan yang bertanya tadi , tanpa menunggu jawaban darinya , perempuan itu langsung memeluknya dengan sangat erat , begitupun sebaliknya .

     “ Kamu kok ngga jawab pertanyaan aku tadi ? “ ucap wanita itu lagi sambil merapikan rambut lelaki yang di hadapannya ini
     “ Rambut kamu gini banget sih ? “ kata wanita itu lagi , mereka tak peduli dengan sepasang mata yang diam-diam memperhatikan mereka
     “ Suara kamu pelan-pelan dong “ kata Randy , sambil tersenyum kepada beberapa pasang mata yang menatap kearah mereka
     “ Biarin ah , abis aku kangeeen banget sama kamu , kamu gimana?” Tanya iren
     “ Aku biasa aja “ jawab randy
     “ Gimana kamu sama dia ? “ Tanya randy , deg…..!!!  Apa ini pertanda bahwa randy membatalkan acara mereka .
     “ Udah ngga ada lagi tempat untuk dia disini ternyata “ jawab iren memelankan suaranya , nada bicaranya pun tidak seperti di awal .
     “ Aku minta maaf sama kamu ran , aku udah jahat banget sama kamu . Aku egois , aku terima apapun keputusan kamu , tapi satuhal aku ngga akan ada disini sekarang , kalau pilihanku ternyata dia “ ucap iren sambil tertunduk , pasrah dengan apapun keputusan randy , dan tiba-tiba randy merangkulnya dengan erat .

     “ Ada banyak gaun yang harus kamu coba hari ini “ ucap randy , irenpun menatap randy dan tidak menyangka kalau randy memaafkannya . Perempuan yang sudah mematahkan hatinya ini , masih dia perjuangkan ternyata . Irenpun membalas senyuman randy , sambil di genggamnya , randy mengajak iren menemui mba siska , desainer gaun yang sudah mereka pesan dari jauh hari .

     “ Hay …. “ Ucap wila dan mba siska hampir bersamaan
     “ Udah , mesra-mesraannya ? “ kata wila dengan senyumannya
     “ Apakabar sayang “ kata mba siska mencium iren
     “ Minggu lalu , udah ada beberapa gaun jadi yang udah diliat randy , mba udah pisahin disitu , kamu liat-liat aja dulu mba ke depan sebentar ya “ ucap mba siska dengan sangat ramah
     “ Minggu lalu kamu kesini ? sama siapa ? “ tanay iren , randy hanya tersenyum dan menunjuk wila
     “ Kalian … ihh “ ucap iren , wilapun memeluk iren
     “ Maafin gue ya wil “ ucap iren
     “ Gue selalu maafin sahabat gue yang pinter ini kok , lo ngga salah sama pilihan lo “ ucap wila
     “ Tapi kayanya kali ini gue ngga akan setuju sama gaun pilihan lo , dan kamu apa aku yakin ya sama gaun pilihan kamu .. hmmm “ kata iren , karna iren tau selera wila dan randy
     “ Tuhan … kali ini selera kalian  top banget “ kata iren saat melihat gaun pilihan randy dan wila yang baru saja di keluarkan oleh asisten mba siska . Iren langsung mencoba gaun pertamanya .
Mungkin tuhan senagja menjauhkan adit dari kehidupan iren beberapa tahun ini , supaya iren dan lelaki ini bisa saling mengisi . 

Dan saat tuhan memunculkan adit lagi di kehidupan iren , rasanya bukan itu yang iren inginkan selama kekosongan adit dulu . Iren ternyata lebih menginginkan sosok seperti pria pilihannya ini , sekarang dan nanti . Tuhan sengaja membuat hati iren mendung , tapi hanya untuk beberapa saat . Agar pelangi , dapat dengan indah muncul seperti ini .



Aku mencintai lelaki ini , bukan karna kemiripannya dengan masalaluku , bukan karna dia yang menyelamatkanku dari kegelapan da n rasa sakit . Aku mencintai lelaki ini , karna aku memang mencintainya . Aku sangat mencintainya , dan bahagia seperti inilah yang aku inginkan , bersamanya .


Ya, Aku Mencintaimu #6

Adit membawa iren ke pantai , mengajak iren tanpa persetujuannya lagi . Muncul tiba-tiba dan mengatur segala perjalanan mereka beberapa jam yang lalu . Adit memesankan iren es kelapa muda dan mengajaknya duduk di saung tepi pantai yang ternyata sudah di pesan adit terlebih dahulu . Harusnya ini menjadi hal yang romantic . Menikmati usapan angina pantai , mendengarkan deburan ombak yang sangat khas .

Hal ini seharusnya terjadi beberapa tahun yang lalu , hal ini seharusnya terjadi saat iren merasa sendiri , sepi , dan menanti adit yang sama sekali tidak meninggalkan kabar .
     “ Aku tau kamu masih sangat mencintaiku , iya kan ren ? “ Ucap adit sambil memegang jemari iren . Iren tidak menjawab , iren melepaskan genggaman adit lalu iren berjalan menuju pantai .
     “ Iren …” Panggil adit , iren hanya menoleh ke arahnya sambil tersenyum , lalu melanjutkan langkah kakinya sambil menyapu pelan pasir pantai yang ia pijakkan sekarang .
    “ Saya sangat rindu sama kamu dit “ ucap iren
    “ Kemana aja kamu selama ini ? ada banyak hal yang mau saya Tanya ke kamu” lanjut iren
    “ Semua pertanyaan kamu udah saya jawab kan? Malam itu kamu lupa? “ kata adit , iren menghentikan langkahnya dan mulai menghadap kepada lelaki yang dari tadi di belakangnya ini
    “ Aku sangat mencintai kamu ren … “ Kata adit

    “ Pergi kemana kamu selama ini ? kamu ngga tau kan gimana tersiksanya saya waktu kamu ninggalin saya gitu aja , tanpa pesan , tanpa saya tau kamu kemana dan gimana kabar kamu , dan gimana dengan kita ? “ kata iren

    “ Kamu ngilang bertahun-tahun , bahkan saya ngga tau kamu masih hidup atau engga . Dengan begonya saya masih anggap kalo kamu masih mencintai saya “  lanjut iren
    “ Aku memang masih mencintai kamu , sampai detik ini “ jawab adit meyakinkan iren
    “ Lalu siapa perempuan yang jadi profile picture instagram kamu ? dia siapa? “ Tanya iren
Namun adit hanya terdiam ….

    “ Kamu pergi ninggalin saya , dan kamu datang bawa perempuan itu di ulangtahun temen kamu , kamu ngga tau kan kalau saya da di sana juga! Apa kamu tau itu!!!! “ kata iren , sementara adit mencoba mengingat apa yang iren maksud .
    “ Tanpa kamu jelasin siapa wanita itu , saya udah tau . Dan tenang aja itu semua gak masalah bagi saya sekarang “ kata iren menghapus airmatanya
    “ Saya minta maaf .. saya mencintai kamu “ kata adit memeluk iren , iren langsung segera melepaskan pelukan adit
    “ Saya udah maafin kamu sebelum hari pertemuan kita “ kata iren , tiba-tiba telfon genggam iren berbunyi , randy menelfon iren .
    “ Kamu liat ini ? “ Tanya iren sambil memperlihatkan panggilan masuk yang ada di telfon genggamnya
    “ Dia lelaki yang menyelamatkan saya , dari rasa sepi yang kamu tinggalkan , dari rasa sakit yang kamu kasih . Dia ngubah itu semua jadi kebahagiaan yang gak pernah saya bayangin sebelumnya “ Kata iren
    “ Apa ini tandanya saya udah terlambat untuk memperbaiki semuanya ?” tany adit dan iren pun tersenyum .

    “ Terlambat atau engganya kamu datang , saya ngga akan mungkin milih kamu , seseorang yang hanya meninggalkan saya pada teka-teki yang jawabannya hanya kamu yang tau “ ucap iren
    “ Lelaki ini , bukan sosok yang sama seperti kamu , dan saya tidak mencintai dia seperti saya mencintai kamu , tapi saya mencintai dia lebih dari apa yang saya pernah perjuangkan untuk kamu “ Ucap iren , lalu berjalan menjauhi adit , ternyata dit mengejarnya lalu memeluknya
    “ Titipkan salam saya untuk dia “ bisik adit .


Iren pergi meninggalkan adit . Iren sangat khawatir bila ternyata randy membatalkan pernikahan mereka . Iren tau betul , dia sudah sangat menyakiti hati randy .  Tuhan.. maafkan atas kebodohanku demi masalaluku ini ..

Senin, 22 Agustus 2016

Ya , Aku Mencintaimu #5

V


Iren masih dengan bayangan adit yang sekarang tiba-tiba saja sudah ada di hadapannya lagi dengan kata ‘Maaf’ yang ternyata tidak bisa membuat segala pertanyaan iren selama bertahun-tahun ini terjawab . Dalam lubuk hatinya dia merindukan sosok Randy , mengkhawatirkan keadaan dan perasaannya karna pertemuannya sekarang .
     “ Mba .. ada tamu diluar “ Kata Pak Ali OB di kantor iren yang tiba-tiba saja membuat iren sedikit terkaget
     “ Kata mba Ella tadi udah nelfon kesini tapi ngga ada jawaban jadi saya sekalian kasih tau mba” kata pa kali lagi
     “ Siapa ya pak ? “ Tanya iren dan ternyata pa kali tidak tau siapa tamu nya
     “ Mba renata ada di ruangannya? “ Tanya iren lagi
     “ Ada mba , tadi saya baru aja anter makan siang ke mba renata” kata pa kali , iren pun berterimakasih dan pak ali langsung meninggalkan ruangan iren . Iren pun menelfon sang Receptionist Salsa namanya . Dan saat mengetahui tamu yang mencari iren bernama adit , irenpun sudah pasti tau adit yang mana .

Ternyata adit datang ke kantor iren ingin mengembalikan telfon genggam iren yang tertinggal . Iren enggan menemui adit , iren pun meminta tolong pada salsa agar adit menitipkannya saja pada ella . Ya iren menghindari adit kali ini .

Iren memeriksa seluruh notifikasi yang ada di HP nya . Tidak ada notifikasi dari Randy sama sekali , apa ini pertanda Randy sangat marah atas keputusan iren datang ke acara reuni kemarin mungkin .
Ternyata adit belum juga meninggalkan kantor iren , adit masih tetap menunggu iren di kantornya .

     “ Maaf mba , tapi dia yang maksa untuk tetep nunggu mba disini “ Ucap salsa , saat mata iren tertuju pada wanita itu . Mendengar penjelasan ella , iren pun langsung mengalihkan pandangannya kepada adit .
     “Lo ngga ada kerjaan lain seharian disini ? ada apa?” ucap iren mendekati adit
     “Aku anter kamu pulang ya “ kata adit dengan senyum sumringah , yatuhan ucapan ini seharusnya iren dengan beberapa tahun lalu . Selama bertahun-tahun iren sangat ingin sekali berhadapan dengan wajah di depannya ini , dan mendengar segala ucapan pria ini kepada iren , tapi rasanya apa ini belum terlambat ?  piker iren dalam hati .
     “ Iren , tadi randy telfon gue katanya ..” Ucap Renata sedikit berteriak karna dia baru saja menuruni tangga , dan tidak menyadari ada pria lain yang sedang berada di depan iren
     “ Eh , e… iren “ kata mba renata tertahan
     “ Ini adit mba … temen lama gue “ kata iren mengenalkan adit , pria yang beberapa jam lalu iren ceritakan kepada renata . Renata pun menujukan pandangannya kepada adit . Iren pun mendekati renata .

     “ Mba gue pulang sama dia ya , tapi tolong kalau randy ngehubungin mba dan nanyain gue , mba jangan ceritain ini dulu , biar gue yang ceritain sama dia , gue janji “ kata iren tanpa berbisik , renata pun tersenyum pertanda menyetujuinya .

Adit mengajak iren untuk berjalan-jalan , entah kemana tujuannya iren hanya diam duduk di samping adit . Sementara adit menyetir dengan memutarkan berbagai lagu dan sedikit bercerita tentang sang penyanyi atau arti dari lagu-lagu itu . Sementara iren tidak mengeluarkan sedikit katapun .

     “ Kita nonton ya “ Ucap adit di sela-sela ceritanya itu
     “ Kita? “ jawab iren
     “ Mmmm kamu masih suka nonton kan?” Tanya adit
     “Saya masih suka nonton , tapi saya ngga tau kalau nonton sama kamu lagi sekarang apa masih sama rasanya , kaya dulu ?” ucap iren dana dit hanya terdiam mendengar jawabn iren .
     “ Saya lapar , kita cari makan aja “ kata iren , dana dit pun  tersenyum . Adit membawa iren ke tempat makan yang dulu sering mereka kujungi yaitu Waroeng Zantai  . 
Iren selama ini sangat menghindari rumah makan ini , setiap kali ada yang mengajaknya kesini iren selalu menolaknya dengan alas an dia tidak suka makanan disini . Padahal sangat terbalik dengan kenyataannya .

     “ Tempatnya masih ada ya , tapi tata ruangnya udah gak sama kaya dulu “ kata adit , lalu merekapun memesan makanan nya masing-masing . Mereka menyantap makanan mereka masing-masing , berbeda dengan suasana di mobil , kali ini iren menyimak seluruh cerita yang adit sampaikan , bahkan tak jarang mereka tertawa bersama . 

Suasana sudah mulai mencair , dan sepertinya iren sudah bisa menerima keadaan adit sekarang .
Selesai makan , iren dan adit pun berjalan-jalan mereka pergi ke mall , tidak iren tetap menolak untun nonton film bersama adit , iren justru mengajak adit pergi ke tempat permainan . 
Hari demi hari berganti , iren ternyata merindukan Randi dan mencoba untuk menelfonnya tapi randy tidak menjawabnya . Iren harus menemui randy .

     “ Hai “ sapa seseorang yang akhir-akhir ini rajin mengunjunginya
     “ Adit ..” ucap iren menyapa lelaki itu , iren pun pergi dengan adit , lagi ..

Ternyata ada seseorang yang memerhatikan pertemuan mereka kali ini , sosok ini menyaksikan iren sangat akrab dengan pria di depannya , sosok ini adalah randy .

Ya , Aku Mencintaimu #4

IV

     “ Kamu apakabar ? “ Ucap adit saat mereka sudah berada di dalam mobilnya
     “ Apa Cuma itu pertanyaan basi kamu ? setelah 7 tahun tanpa kabar ? “ Jawab iren , dan adit tidak memberikan jawaban apapun selain menatap iren . Adit terlihat seperti mencarsi sesuatu di mobilnya.

     “ Kenapa kita kesini ? kamu bilang mau anter saya pulang tau gitu tadi saya naik taksi “ ucap iren saat adit menepikan mobilnya di pinggir jalan .
     “ Kita mampir ke angkringan dulu sebentar ya” jawab adit
     “ Ini udah jam 2 malem “ jawab iren
     “ Sebentar aja ,  aku masih mau ngobrol banyak sama kamu , aku pasti anterin kamu pulang , lagian jam segini udah ngga ada taksi yang lewat “ Kata adit lalu turun dari mobilnya . Iren tidak tau , caranya menerima ajakan adit ini akan berujung pada penyesalan atau tidak . Bertahun-tahun dia berharap bertemu dengan pria ini , dan apakah ini saatnya ? Adit pun memesan minuman hangat untuknya dan juga iren .

     “ Aku baik-baik aja kok , kamu gimana ? “ ucap adit saat iren duduk di depannya
     “ Kenapa kamu duduk disitu , sini duduk disini “ ucap adit sambil memegang kursi plastic di sebelahnya .
     “ Kenapa kamu tiba-tiba jadi sok akrab gini ? “ Ucap iren
     “ Kita emang akrab Dari dulu kan ? “ kata adit menjawab dengan pertanyaan lagi
Iren tidak tau apakah adit lupa tentang kejadian 8 tahun yang lalu , dimana adit meninggalkan iren tanpa pesan bertahun-tahun tanpa memutuskannya . 
Bahkan adit menyuruh iren untuk menunggu dia kembali , sampai di tahun ke 6 iren bertemu adit dan adit melewatinya begitu saja tanpa menyapanya bahkan seperti tidak mengingat siapa wanita yang berada di depannya ini .

     “ Aku minta maaf ren “ Ucap adit tiba-tiba saat mereka hanya saling menatap satu sama lain tanpa perbincangan apa-apa lagi .
     “ Saya ngga tau bisa maafin kamu atau engga , setelah bertahun-tahun kamu tinggalin saya dan seenaknya nyuruh saya untuk menunggu kamu , dan begonya saya ngga bisa untuk ga nunggu kamu dit , kamu tau berapa banyak yang saya lewatin tanpa kamu ? kamu tau segimana susahnya saya nahan rindu untuk ketemu kamu , untuk cerita hal-hal sepele yang biasanya kita saling cerita dit , kamu ngga tau segimana tersiksanya saya sebelum …” kata iren dan adit pun memegang tangan iren sambil terus meminta maaf , tapi iren tidak bisa menahan tangisnya .

     “ Anter saya pulang sekarang “ kata iren menatap adit dengan tatapan tajam , rasanya mata yang saat ini iren nantikan untuk di tatapnya terasa kosong , 
tidak ada penjelasan apapun yang bisa membayar rasa menyiksa selama bertahun-tahun iren rasakan .
Selama di perjalanan iren dan adit tidak berbicara apapun , mereka hanya berdiam di dalam mobil tanpa suara apapun . Sesampainya dirumah iren , dia tidak langsung turun dari mobil adit .
     “ Saya nggatau yang saya rasain sekarang saat ketemu sama kamu ini bahagia atau justru menambah kesakitan saya , saya nggatau apa motif kamu dateng lagi di depan saya dan menyapa saya seolah kamu ngga pernah ninggalin luka disini “ Ucap iren sambil meletakkan tangannya di dadanya , pertanda rasa sakit yang adit tinggalkan masih membekas .

     “ Iren “ Ucap adit sambil menarik tangan iren dan memaksanya untuk melihat ke arahnya , iren pun melihat lagi sosok lelaki yang pernah meninggalkannya ini . Adit pun memeluk iren begitu juga dengan iren yang memeluk adit dengan erat masih sambil menangis .
     “ Ngga perlu “ ucap iren saat adit hendak menghapus air matanya
     “ Saya udah terbiasa untuk ngapus air mata saya sendiri “ Ucap iren , lalu turun dari mobil adit dan sedikit berlari ke dalam rumahnya . Rupanya saat iren memasuki rumahnya ada yang tiba-tiba keluar dari rumah iren dan mendekati mobil adit . Sadar ada seseorang yang memperhatikannya adit pun turun dari mobil dan menghampiri seseorang itu .
     “ Tante …” Ucap adit kepada wanita yang saudah berdiri di samping mobilnya itu
     “ Maaf tante , saya antar iren kemaleman “ kata adit
     “ Saya tau , terimakasih ya dit “ ucap wanita itu yang ternyata ibunda iren dan apa tadi ? ibunda iren masih hafal nama lelaki ini . Setelah adit pergi , wanita ini pun segera menemui anaknya di kamarnya , iren yang ternyata sedang menangis di dalam kamarnya pun langsung di peluknya .

            Setelah pertemuannya dengan adit yang ternyata masih belum rasanya masalah di antara mereka selesai iren masih tidak tau apa yang akan dia lakukan dan iren masih tidak tau atas dasar apa adit kembali di hadapannya .

     “ Kamu yakin hari ini masuk kerja ? “ Tanya ibunda iren saat iren sedang bersiap-siap di kamarnya
     “ Yakin ko mah hari ini aku bareng mba renata, mah liat HP iren ngga ? “ jawab iren dan baru menyadari HP nya tidak ada di tasnya
     “ Mamah ngga liat , coba kamu cari pelan-pelan dulu “ kata ibunda iren
     “ Ngga ada mah , hari ini ada talkshow dan pertanyaannya ada di HP semua mah “ ucap iren sambil masih mencari keberadaan HP nya
     “ Yah udah jam segini lagi , mah kalo nanti liat HP iren tolong kabarin ke kantor ya , iren berangkat “ kata iren sambil mencium tangan dan juga pipi ibundanya .
     “Iren , are you okay? “ Tanya sang mamah yang sadar betul bahwa anaknya sedang dalam keadaan tidak baik-baik saja , terlihat dari wajahnya yang menyisakan bengkak karna semalaman menangis di dalam kamarnya , Iren yang di tanyapun tersenyum kepada wanita yang melahirkannya itu .



            ************************************************************************

Lelaki itu lagi-lagi menghapus message yang sudah dia ketik berulang kali , niat untuk mengirim kepada nomor yang sudah tercantum tapi berkali-kali ia batalkan . Sudah sejak bebrapa hari yang lalu ia mengunjungi profile dari berbagai social media milik kekasihnya , yang entah saat ini masih atau tidak ya lelaki ini adalah Randy . 

Tidak ada update terbaru dari akun yang tadi dia kunjungi .
Pernikahannya tinggal hitungan minggu lagi , tapi sang calon pengantin wanita sedang mengalami dilemma untuk melaju ke pelaminan bersama lelaki ini atau justru mundur untuk melanjutkan kisahnya dengan masalalunya .

     “ Undangan kalian udah di sebarin bukan ? “ Ucap seorang wanita dengan nada emosi tiba-tiba masuk ke ruangan kerja Randy .
     “ Belum semua kok “ Ucap Randy santai
     “ Belum semua lo bilang ? ya tapikan kebanyakan undangan udah kalian sebar , persiapan kalian udah 85% Randy!!! Kenapa lo biarin dia untuk ketemu sih “ Ucap wanita yang ternyata bernama Niken itu
     “ Kalo yang 15% nya belum adakan berarti gagal “ Jawab Randy , Raut wajah Niken kebingungan melihat ekspresi bos sekaligus sahabatnya ini dengan begitu santai
     “ Kalian ini , pernikahan itu bukan main-main . Dan kalo sampe gagal …. Yang nanggung malu bukan Cuma kalian berdua! “ Ucap Niken masih dengan nada emosinya tapi orang yang di ajaknya berbicara hanya diam sambil menatap telfon genggamnya , niken pun mendekati Randy .
     “ Gue harus temuin dia!” Kata Niken
     “ Ken jangan “ Ucap Randy melarang niken pergi sambil memegang tangan niken tapi tatapannya tidak menatap niken
     “ Iren bebas untuk milih siapapun “ lanjut randy
     “ Drama macem apa sih ini” ucap niken . Niken marah sangat marah terhadap Adit yang datang dan menghancurkan segalanya . Tapi apakah Iren justru senang dengan kehadiran adit ?

     “ Ran , apapun yang bakal terjadi nanti , gue siap bantu lo , jangan sungkan untuk cerita apapun ke gue , semoga semuanya nanti itu yang terbaik “ kata niken mulai meredakan emosinya dan randy pun menatapnya dan berterimakasih .