Rabu, 22 Maret 2017

Ungkapan #2

Dear masalalu yang hanya sebentar , tapi sangat lama tersimpan dalam anganku . Sepertinya tak perlu lagi aku berbasa-basi menanyakan kabarmu , karna kulihat kau jauh lebih baik dengan kekasihmu saat ini . Aku bahagia sekaligus tersiksa melihatnya .

Boleh ku lanjutkan ceritaku ?
Kamu tidak perlu membacanya kalau tidak mau .
Atau kamu akan membacanya hanya sekedar penasaran , dan ingin mengumpat "Do you feel karma From me! HAHA" .
Huh..... 
Terimakasih , aku amat tersiksa akan "Pembalasan" atas apa yang ku lakukan padamu dulu , ternyata "Pembalasan" ini berkali-kali lipat menyakitkannya .
Kamu boleh memesan Pop Corn atau menyeduh kopi dulu , untuk membaca nya dan menertawakanku .
Aku Siap .
Tunggu , sampai aku menulis ini , keluarga ku masih sering meledekku dengan namamu juga kekasihmu yang kini bisa membahagiakanmu .

Aku bertemu lagi dengan laki-laki yang dulu juga sempat membuatku nyaman . Tidak , kamu salah , aku bertemu dengan dia jauh sebelum aku bertemu denganmu , lebih tepatnya ketika aku masih berstatus 'pacar' dengan pria brengsek yang kamu juga tau siapa dia .
Lelaki ini bernama Galih . 
Kamu tidak tau apapun tentang dia , karna aku tidak pernah menceritakannya .

2 Tahun setelah putus denganmu , aku bertemu lagi dengan dia , sebenarnya dia sempat menghubungiku lagi berulang kali , tapi berakhir dengan keputusanku yang mengabaikannya .
Dan tahun ini , aku resmi berpacaran dengan dia , selama bertahun-tahun mengenalnya lewat salah satu temanku , akhirnya aku dan dia membuat status 'Pacaran' .

Sebenarnya , bukan hanya dia lelaki yang berusaha mendekatiku , bukan bermaksud menyombongkan diri ya . Hehehe ...
Ada beberapa rekan atau istilahnya klient dari kantorku , bahkan kakak tingkat ku di kampus yang juga berusaha mendekatiku , tapi aku tidak tertarik .
Galih , namanya terlanjur terdengar oleh keluarga ku , keluargaku pun rasanya bahagia sepertinya melihatku dekat lagi dengan lelaki (Mereka bersyukur ternyata aku masih normal) .

Pria itu membuatku nyaman , sikapnya hangat , lembut , dan ku lihat sejak pertama kali mengenalnya dia memang sudah tertarik denganku sejak dulu (Sepertinya) .

Tunggu akan ku lanjutkan lagi cerita ini . Karna aku harus pergi ke bank dan sedikit mencuri waktu istirahat jam kerjaku untuk membawa suasana hatiku mood lagi .

Jujur saat ini suasana hatiku amat sangat kacau , mungkin karna aku kurang mendekatkan diri kepada yang maha kuasa , dan aku amat merindukanmu!

Selasa, 21 Maret 2017

Ungkapan #1

Hay masalalu yang sepertinya sangat nyaman di memoriku , mau sampai kapan ?
Aku sudah melihatmu bahagia , ya , pastinya lebih membahagiakan setelah kau lepas dariku kan , titip salam untuk kekasih baru mu .

Jadi teringat , dulu aku meninggalkanmu karna seseorang yang mengabaikanku , padahal jelas-jelas kamu yang selalu ada dan selalu membahagiakanku justu aku abaikan dengan seenaknya , sekarang aku sedang menikmati karma darimu mungkin .

Boleh ku ceritakan , kisah ku ribuan hari tanpa kehadiranmu , dan juga dia lelaki yang tak kunjung menunjukan batang hidungnya . Aku terlambat untuk sadar , bahwa 'dia' tidak mungkin datang menjemputku , benar katamu , hanya kamu yang selalu membuat bibirku tersenyum , hanya karna satu alasan , ya aku Bahagia bersamamu . Tapi aku terlambat menyadarinya .
Apakah kamu masih mau mendengarkan kata maaf dariku ?

Tidak , aku tidak akan merusak hubunganmu dengan wanita yang kini kau cintai , aku tidak akan hadir di kehidupan kalian untuk membuat wanitamu cemburu , aku hanya ingin memelukmu , untuk membalas pelukanmu dulu .

Setelah kuputuskan untuk menyudahi hubungan kita , sebetulnya ada yang sedikit keliru , kamu mengira aku memutuskan hubungan kita karna 'dia' lelaki yang setau kamu masih sangat ku tunggu? BUKAN! Kamu salah besar , dan memang aku pun salah yang tidak memberitahumu apa alasannya kala itu , bisa ku perjelas sekarang ? . Ya ... ya aku memang sangat terlambat , tapi yasudahlah toh aku hanya ingin memberitahumu , dan hal ini pun tidak akan merubah apapun sekarang bukan ? kita sudah memiliki dunia masing-masing sekarang , tapi izinkan aku untuk memberitahumu ya!

15 Januari 2015  , aku memutuskan untuk menyudai hubungan kita , aku melakukan itu bukan tanpa alasan , bukan , bukan juga karna dia . Aku memutuskanmu karna tidak bia menahan cemburu ketika mantan pacarmu masih menghubungimu , semoga kamu masih ingat ya .
Terlebih lagi , mantan pacarmu itu sangat dekat dengan temanku , ya , temanku yang juga kamu kenal . Aku terlalu munafik karna takut kehilanganmu , jadi aku berfikir untuk menyudahinya , sebelum aku jatuh terlalu dalam olehmu .

Dan setelah kejadian itu , aku berusaha untuk baik-baik saja . Kamu ingat ? kamu beberapa kali berusaha mendekatiku lagi , emang dasar hatiku yang terlalu batu sehingga tidak bisa melihat sisi ketulusanmu saat itu . Aku hanya terfokus pada rasa sakit hatiku dan rasa cemburuku . Maafkan aku ya .

Bukan sekali dua kali aku juga merindukanmu , tapi seriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiingggg sekali .
Kita sempat dekat lagi setelah setahun lamanya tidak berkabar , aku bahagia!

Aku merasakan lagi duduk di sepeda motormu dan memelukmu dari belakang , ah semua orangpun pernah merasakan ini hehe
Tapi kita berpisah lagi , harusnya aku tidak lagi menangisimu karna statusku hanyalah mantan kekasihmu .

Ku dengar kau kembali lagi ke kota yang sempit ini , ah bahagianya!
Aku terlalu yakin bahwa kau akan menghubungiki lagi , dan aku sudah menyiapkan banyak cerita untuk kau dengarkan .

Sampai akhirnya kita di pertemukan lagi dengan ketidaksengajaan yang tuhan atur , di tempat makan yang sudah sangat terkenal akan ayam crispy nya . Aku melihatmu duduk di kursi yang sering kita singgahi , aku lihat kau sedang mendengarkan cerita dan memegang tangan orang yang di depanmu itu .

Sepertinya kau sadar bahwa ada yang diam-diam memperhatikan 'kalian' , ya kau menemukan tatapan mataku , dan tersenyum ke arahku . Tidak , aku sudah terlanjur memalingkan tatapanku ke arah telpon genggamku , dan berpura-pura tidak melihatku . Aku tau , wanita yang ada di depanmu bertanya tentang apa yang baru saja kau lihat , hingga sedikit mengabaikan ceritanya .

Aku sengaja berpura-pura tidak melihatmu , karna tidak ingin membuat kekasihmu itu tau kalau aku adalah mantan pacarmu , yang masih mencintaimu .
Aku tidak ingin menyakiti hatinya , meskipun aku tau kamu juga tidak akan menyakitinya hanya untuk wanita tolol sepertiku .

Aku akan kembali , menceritakan kelanjutan kisahku tanpamu , dan aku bersama lelaki yang tidak hanya mencintaiku .





Selasa, 14 Februari 2017

Denganmu Cinta

Kalau sudah cinta , tidak perduli mau sesakit apa kisah kasih yang di lewati . Mungkin akan ada tangis , bukan hanya akan , tapi banyak tangis yang di lalui , kalau sama-sama cinta keduanya akan mempertahankan .

Seberapa besar pun salah yang di perbuat , pasti akan ada rasa yang mengharuskan untuk meminta maaf dan bertahan .

Sesakit apapun yang di rasakan seseorang yang sudah merasakan di kecewakan , di khianati pasti selalu ada tempat untuk memaafkan .

Meski tidak akan melupakan , tapi rasa cinta yang tulus akan mengalahkan semuanya .

Inspired by : https://www.youtube.com/watch?v=DoJtU6vrpHo

Senin, 19 Desember 2016

YOU #2

Andrea Marcel , yang ternyata masih ada foto lelaki ini di dalam dompet milik Ayla , perempuan yang entah kekasihnya atau bukan semasa Sekolah Menengah Atas .
Kisah asmara wanita berusia 21 tahun ini , tidak seindah yang biasa di ceritakan anak-anak seusianya . Bertemu , Jatuh Cinta , Putus Cinta dan semacamnya . Hari ini adalah hari yang sudah lama dia tunggu . Ya , bertemu Marcel , lelaki yang dia harapkan berada di sisinya selamanya .

" Dari tadi? Maaf ya agak lama " Ucap lelaki berkaos biru dongker itu , ayla tersenyum menyambut kedatangan lelaki ini , meskipun sudah 2 jam lebih dia menunggu di Shoot Trop , salah satu cafe yang berada di bukit .

" Ada apa? " tanya ayla , sebenarnya yang ingin dia ucapkan adalah Sudah biasa kok .
" Ayla , saya minta maaf karna sempat menghilang . Bisa kita mulai dari awal lagi? saya rindu kamu" Ucap Marcel sambil meraih tangan wanita yanga da di depannya . Ayla memang mengharapkan marcell seperti ini , menatap matanya dan menggenggam tangannya .
" Sebenernya saya ini siapa kamu? " Tanya ayla dengan membiarkan marcell masih menggenggam tangannya .
" Dari 4 tahun yang lalu , kamu selalu sayang kan sama saya? Dan kalaupun saya ngga punya perasaan apa-apa sama kamu , saya ngga akan bertahan sampai di titik ini " Kata ayla , yang merasa matanya mulai pedih .
" Kenapa saya ngga bisa mengekspresikan sama siapapun kalau saya hatuh cinta , kalau saya patah hati , dengan siapa saya makan malam , dengan siapa saya liburan , dengan siapa saya nonton film , Saya bukan perusak hubungan orang marcell , kenapa saya harus terus sembunyi-sembunyi kaya gini sih?" Kata ayla lagi .
" Kamu kan tau ay , kalo aku ngga suka di ekspos , ini bukan pertama kalinya kita bahas permasalahan ini kan? " Jawab marcell
" Iya , ini bukan pertama kalinya saya permasalahin ini , tapi ini pertama kalinya saya keberatan dengan jawaban kamu" kata ayla .

Marcel menatap mata ayla dengan melemah dan melepaskan genggaman tangannya . Marcel mencoba untuk meredakan suasana dengan menyantap makanan dan minuman yang ada di meja mereka , dan mengalihkan tatapannya melihat pemandangan di sekitarnya .

" Eh iya , di atas kayanya di buka deh , kesana yuk katanya juga ada ayunan nya gitu loh ay" Kata Marcel sambil berdiri mengajak ayla .
" Kamu mau saya lempar dari atas sana maksudnya? " kata Ayla lalu ditaruhnya sedok dan garpunya dengan kencang , hingga membuat suara . Dan marcel pun duduk lagi di kursinya .

" Marcel udah ya , ngga usah kamu takut saya sakit hati atau apalah , dengan cara kamu kaya gini terus , itu udah nyakitin saya , nyakitin banget dari setahun yang lalu atau bahkan dari awal kita ketemu . Jadi sekarang saya ini siapa kamu? " Kata ayla  , tapi lelaki yang di ajak bicara olehnya masih terdiam .

"Kalau kamu aja gak bisa jawab apa status kita , emang gak seharusnya kita mulai dari awal " kata ayla

" Tapi saya sayang sama kamu " Kata marcel 
" Kamu liat orang-orang disini? mereka juga bisa kalau cuma ngomong kaya gitu " kata ayla
" Tolong biarin saya pergi , saya seharusnya udah pergi dari tahun-tahun menyedihkan kemarin , tapi saya terlalu bego karna masih bertahan " Kata ayla , yang dia inginkan bukan hanya marcel menahannya pergi saat itu . Tapi marcel yang mengalah dan menjelaskan apa maksudnya menyembunyikan ayal bertahun-tahun , dan sering menghilang ketika di butuhkan , melarang ayla menghiraukan beberapa pria yang berusaha mendekatinya . Tapi yang terjadi adalah ...

" Andreee ... " panggil wanita yang baru saja datang , lalu berlari ke arah marcel dan memeluknya , hebatnya lagi , marcel membalas pelukan dari wanita itu . 
Dan ayla , semakin mempercepat langkah kakinya untuk pergi .


Selasa, 13 Desember 2016

YOU #1

You said you'd never lie again

You said this time would be so right

But then I found you were lying there by her side

You.. 

You turn my whole life so blue

Drowning me so deep, I just can't reach myself again

You.. 
Successfully tore my heart

Now it's only pieces

Nothing left but pieces of you




'You' by Ten2Five masih terus di putarkan oleh Ayla , perempuan berusia 19 tahun itu turun dari Taxi lalu seperti biasa langsung menuju ke kelasnya .

" Guys ,,, jangan lupa ya sabtu ini kita UAS , khusus mata kuliah bu nini ngga ada susulan" Kata salah satu temannya yang memakai Jilbab berwarna merah
" Yang kerja gimana ta ?" tanya lelaki yang duduk di belakangnya
" Resign aja dulu " Jawab wanita yang duduk di samping ayla , lalu di sambut tawa oleh anak-anak yang lain .

Malam ini rasanya tidak ada yang spesial untuk ayla , begitu juga malam kemarin , atau bulan yang lalu , bahkan tahun lalu semuanya sama , tidak ada cerita yang begitu spesial lagi . Apa yang lebih menyakitkan dari menunggu orang yang di cinta selama bertahun-tahun , kemudian 'dia' datang hanya untuk meminta kamu meninggalkannya .


Minggu, 11 Desember 2016

Homeless!!!

We got a love that is homeless!!!

Hati ini terasa kososng dan hampa 
Orang lain yang melihat hanya bisa menaikkan alisnya sambil menatap meremehkan
Mereka hanya bisa mengira-ngira bahkan tak sedikit yang menghujat, mencaci dan meneriaku
"Perusak Hubungan Orang"
Aku mulai terbiasa dengan cemoohan seperti itu 
yang aku lakukan hanya 'Tertawa' 

Tidak , bukan berarti aku menikmati lontaran kata seperti itu
Aku tersiksa sungguh , tapi aku tidak ingin terlalu memikirkan hal tidak penting seperti itu
Yang aku alami sebenarnya , justru lebih menyengsarakan ketimbang sindiran mereka
Aku yang di tinggalkan , aku yang di abaikan , aku yang sengsara!

Sosok lelaki di masalalu datang menghampiriku
Meminta maaf karna pernah menyakitiku , tak masalah aku tidak terlalu memikirkannya
Tapi lelaki itu bukan 'Dia' yang aku harapkan
Mungkin dulu sekali aku pernah berharap lelaki ini datang lagi
Tapi rasanya sekarang sudah terlambat untuk meminta maaf
Aku sudah terlalu mati rasa

Apakah rasa ini akan sama , ketika 'Dia' yang aku harapkan datang menemuiku
Dengan segala harapan dia akan berbicara kepada dunia bahwa "Aku Miliknya"
Aku sangat menanti hari itu

Kamis, 27 Oktober 2016

Dia Yang Amat Aku Rindukan

Akhir-akhir ini aku terlalu banyak berdiam dan memikirkan suatu hal
Tentang apa ? Aku pun bahkan belum tau memikirkan hal apa sepanjang musim ini
Aku semakin mendekatkan diri kepada Tuhan dan menceritakan segalanya kepada tuhan dalam ibadahku
Tentang hari-hariku sekarang dan di masa lalu
Aku tidak perduli berapa banyak orang yang mengabaikanku
Karna aku yakin , tuhan masih memperhatikanku

Lalu sekarang bagaimana ?
Aku sudah lelah berpura-pura untuk tidak menyadarinya
Berpura-pura bahwa aku tidak merindukannya , berpura-pura bahwa aku membencinya
Dia tidak pernah menyakitiku sedikitpun , justru aku yang paling banyak menyakitinya
Lelaki pertama yang memberiku bunga mawar merah di hari pahlawan beberapa tahun lalu
Lelaki pertama yang berhasil mengajakku keluar dari zona ketidakpastian tentang 'Dia'
Lelaki pertama yang membuat hari-hariku terasa sulit tanpa genggaman tangannya

Dia pernah mencium keningku , dia pernah menyuruhku duduk di jok motor belakangnya
Dan aku , pernah menjadi orang yang selalu menurunkan kaca helm nya
Berkali-kali dia bilang mencintaiku , berkali-kali aku tidak bisa berhenti merindukannya
Aku menyayangi nya , amat sangat
Tapi ... semakin aku menyayanginya aku harus membencinya
Semakin aku merindukannya , aku harus melupakannya
Dia membuat hariku menjadi lebih berwarna memang , tapi aku harus melepaskannya

Dan bodoh nya dia , dia juga melepaskanku 
Ketika pertanyaannya tidak terjawab oleh bibirku

Sekarang sudah 2 tahun setelah kejadian menyakitkan itu 
Aku sadar , bahwa aku masih teramat merindukannya
Tapi aku sudah lama melepaskannya , dan yang lebih menyakitkan
Ketika kini aku merindukannya , dia sedang berada di pelukan wanita lain
Ketika aku ingin menemuinya , dia masih bersama wanita yang sama sambil menggenggam tangannya

Sekarang aku hanyalah wanita yang bukan menjadi prioritasnya
 Aku Wanita yang hanya akan menghancurkan kebahagiannya 'Lagi'
Sakit hatiku hari ini , bukan masalah lagi baginya
Air mataku di malam hari , bukan lagi kekhawatiran untuknya
Tersenyum atau tidaknya bibirku ini , bukan lagi masalah untuknya