Apa aku masih boleh
merindukanmu?Apa aku akan berdosa bila aku masih mengharapkanmu?
Apa aku salah telah mencintaimu ,
bahkan menunggu dalam waktu yang tidak singkat.
Kau selalu berjanji dan berjanji
lagi untuk menemuiku di musim berikutnya,dan aku menunggumu.
Musim panas telah lama
terlewatkan,bahkan tahun ini adalah musim dingin yang kedua tapi batang
hidungmu belum juga ku lihat.
Sampai kapan aku mendapatkan
semua notif dari dirimu, berapa tumpuk barang lagi yang akan kau kirimkan
kepadaku, aku mencintai dirimu bukan hartamu. Aku butuh berada di sampingmu
berjalan berdua denganmu bukan butuh semua kirimin pakaiian,parfum,sepatu,tas
dan semua barang-barang ini tidak sama sekali.
Bahkan rasanya bulan di langit
lebih bahagia daripada perasaanku,Matahari selalu berjanji dan berjanji lagi
untuk menemuinya tapi bulan tidak pernah bertemu dengan matahari, tapi
setidaknya bulan masih bisa mencium aroma matahari dan mendapatkan semua cerita
dari burung dan langit sementara aku, aku dapat cerita dari siapa tentang
dirimu? Dari tukang pos?
Rasanya aku sudah cukup menerima
kiriman dari pak pos tahun ini, aku hanya ingin menemuimu.
Sampai akhirnya saat aku
benar-benar merindukanmu aku bertemu dengan seorang wanita yang tiba-tiba saja
mengajakku berbicara dan berteman, aku selalu menceritakan tentangmu kepada
wanita yang kini menjadi temanku dan diapun sering menceritakan seseorang yang
mungkin juga ia cintai.
Saat ku tau cincin yang wanita
itu pakai adalah pemberian dari dirimu, rasanya aku ingin berteriak mengelilingi
taman ini saat wanita itu menunjukan foto pria yang kini telah menjadi suaminya
foto itu sangatlah sama dengan foto yang sampai detik ini masih tersimpan rapih
di dalam dompetku.
Tuhan, apa yang harus aku lakukan
detik ini rasanya seluruh tubuhku mati rasa seketika, meski telingaku tidak
bisa mendadak tuli saat mendengar semua cerita tentang dirimu dari mulut
istrimu ini, dan mulutku terlalu sulit untuk berbicara tentang hatiku , bahkan
hatiku terlalu sakit untuk mengatakan dia lelaki yang selama bertahun-tahun ini
aku tunggu kedatangannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar